Pencarian

Program Tematik RAS di 60 Desa Lebak: Pasok Ikan Lele dan Nila ke SPPG, Omzet Rp200 Juta per Musim

Minggu, 26 Juli 2026 • 18:03:01 WIB
Program Tematik RAS di 60 Desa Lebak: Pasok Ikan Lele dan Nila ke SPPG, Omzet Rp200 Juta per Musim
Pemerintah Kabupaten Lebak menerapkan sistem teknologi RAS di 60 desa untuk menggenjot produksi ikan air tawar.

LEBAK — Pemerintah Kabupaten Lebak menggenjot produksi ikan air tawar melalui sistem teknologi RAS yang diterapkan di 60 desa. Setiap desa mengelola 20 kolam dan ditargetkan menghasilkan 10 ton ikan per musim panen. Dengan harga Rp20 ribu per kilogram, omzet kotor per desa mencapai Rp200 juta.

Omzet Rp200 Juta per Musim, Ikan Dipasok ke SPPG

Winda Triana optimistis program ini mampu menumbuhkan ekonomi desa sekaligus memenuhi kebutuhan protein program MBG. Ikan lele bisa dipanen dalam 40 hari, sedangkan nila membutuhkan waktu tiga bulan. Produksi nantinya dikelola oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan langsung dipasok ke SPPG di wilayah Lebak.

“Kami berharap pembudi daya ikan tematik sistem RAS itu dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat desa,” kata Winda dalam keterangannya, pekan lalu.

Bagaimana Teknologi RAS Bekerja?

Sistem RAS memungkinkan air kolam digunakan secara terus-menerus melalui resirkulasi. Teknologi ini dilengkapi filter fisika dan biologi, lampu ultraviolet, serta oksigen generator untuk menjaga kualitas air dan lingkungan ikan tetap stabil.

Dengan RAS, penggunaan air lebih hemat dan tingkat hidup populasi ikan lebih tinggi. Pemerintah daerah juga mengoptimalkan pembinaan dan bimbingan teknis agar para pembudi daya mampu memenuhi standar SPPG.

Kandungan Gizi untuk Program Makan Bergizi Gratis

Ikan lele dan nila dipilih karena kandungan protein dan omega-3 yang tinggi. Winda meyakini konsumsi ikan secara rutin dapat meningkatkan kecerdasan manusia. Program ini sekaligus menjadi solusi ketahanan pangan lokal sekaligus menggerakkan ekonomi desa.

“Kami meyakini usaha budi daya ikan tawar itu dipastikan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks