Pencarian

ANTAM dan INALUM Buktikan Pendidikan Inklusif Bisa Berhasil: 6 Anak Disabilitas Juara Taekwondo hingga Renang

Minggu, 19 Juli 2026 • 16:18:01 WIB
ANTAM dan INALUM Buktikan Pendidikan Inklusif Bisa Berhasil: 6 Anak Disabilitas Juara Taekwondo hingga Renang
Enam anak disabilitas binaan ANTAM dan INALUM meraih juara di cabang taekwondo dan renang setelah mengikuti program pendidikan inklusif.

BANTEN — Keterbatasan fasilitas belajar dan terapi selama ini membuat anak penyandang disabilitas kerap tertinggal. Namun, dua anggota holding BUMN tambang MIND ID justru membalikkan keadaan dengan pendekatan ekosistem, bukan sekadar membangun ruang kelas.

Di Jakarta Timur, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia ANTAM menjalankan Program Sekolah Inklusi. Selama satu tahun, enam anak mendapat pendampingan intensif yang mencakup pelatihan menjahit dan menyablon, lengkap dengan fasilitas laptop dan ruang belajar khusus.

Kemampuan Kognitif Melonjak 80-90 Persen

Hasilnya terukur: rata-rata kemampuan kognitif peserta meningkat 80 hingga 90 persen. Tak cuma akademik, percaya diri mereka juga tumbuh. Empat anak menjadi juara taekwondo dan dua lainnya meraih gelar juara renang.

"Dulu anak saya minder karena keterbatasan di sekolah formal. Sekarang dia lebih aktif, tidak minder, dan Alhamdulillah berhasil juara Taekwondo Championship dari Dankbrimob," ujar Thomas Hatmadi, orang tua salah satu peserta.

Rumah Inklusi Pertama di Batu Bara

Di Sumatera Utara, INALUM bergerak lebih jauh. Melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), perusahaan mengelola PAUD INATA yang memberi akses gratis dan bersubsidi bagi 50 balita dari keluarga prasejahtera.

Pada November 2025, program itu diperkuat dengan Rumah Inklusi Smart Kids, pusat terapi pertama di Kabupaten Batu Bara. Sebelumnya, keluarga harus membawa anak ke daerah lain untuk mendapatkan layanan serupa.

Fasilitas ini juga menjadi solusi bagi orang tua yang bekerja, terutama pedagang di Pasar Delima. Mereka bisa berjualan tanpa khawatir anak tertinggal pendidikannya.

"Kehadiran PAUD dan Rumah Inklusi ini sangat meringankan. Anak saya yang penyandang disabilitas bisa dapat pendidikan layak dan gratis tanpa saya khawatir saat berjualan," kata Kalimadew, penerima manfaat program.

Ekosistem, Bukan Sekadar Ruang Belajar

Pendekatan ANTAM dan INALUM menunjukkan bahwa pendidikan inklusif butuh dukungan menyeluruh: pendampingan, pengembangan keterampilan, dan layanan terapi. Tanpa itu, potensi anak disabilitas sulit tergali maksimal.

Melalui program ini, anak-anak penyandang disabilitas kini punya kesempatan lebih luas untuk berprestasi—baik di kelas maupun di arena olahraga.

Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks