Pencarian

Polisi Bantah Viral Begal di Season City, Korban Kaki Putus Ternyata Kecelakaan Tunggal

Selasa, 26 Mei 2026 • 11:56:01 WIB
Polisi Bantah Viral Begal di Season City, Korban Kaki Putus Ternyata Kecelakaan Tunggal
Polisi memastikan korban kaki putus di Season City akibat kecelakaan tunggal, bukan begal.

BANTEN — Informasi yang beredar di media sosial, khususnya akun Threads @eceuririn, pada Senin (25/5) sontak memicu kepanikan. Unggahan itu menampilkan video dan foto seorang pria tergeletak dengan kaki terputus, yang diklaim sebagai korban begal di sekitar Mall Season City, Tambora. Warganet pun ramai menyayangkan dan mengaku ketakutan.

"Itu hoaks ya, korban laka tunggal (kecelakaan tunggal)," ujar AKP Sudrajat saat dikonfirmasi, Senin (25/5). Pernyataan polisi ini sekaligus membantah narasi dalam unggahan yang mengimbau pengguna jalan agar tidak mudah menolong orang asing karena khawatir menjadi korban hipnotis atau begal.

Pengakuan Siap Hukum Mati dari Eks Wamenaker Noel

Di sisi lain, sidang kasus dugaan korupsi sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang menjerat mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, memasuki babak pledoi. Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Noel melontarkan pernyataan mengejutkan.

"Kalau seandainya saya menjadi contoh untuk pemberantasan korupsi (yang lebih baik), hukum mati aja sayanya. Gitu, hukum mati. Saya lebih rela, lebih ikhlas untuk apa pemberantasan korupsi. Jadi jangan menjadi pecundang," kata Noel di hadapan majelis hakim, Senin (25/5).

Pernyataan tersebut disampaikan Noel setelah jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntutnya dengan hukuman 5 tahun penjara, denda Rp 250 juta, serta uang pengganti Rp 4,43 miliar subsider 2 tahun penjara. Noel mengaku pasrah terhadap proses hukum yang berjalan, namun berharap penegakan hukum dilakukan secara adil dan tidak mencederai kepercayaan publik terhadap peradilan.

Kemacetan Total di Akses Pelabuhan Tanjung Priok

Berita terpopuler lainnya adalah kemacetan parah yang melumpuhkan akses lalu lintas di Jalan Yos Sudarso menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ratusan kendaraan tak bergerak sejak Senin sore (25/5) hingga menjelang malam.

Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara, Rudi Saptari, menyebut kemacetan ini dipicu oleh aktivitas depo kontainer di BSA, Temas, dan Seacon. Petugas Dishub telah diterjunkan di sejumlah titik, seperti Jalan Jampea, Yos Sudarso, TL Permai, Pos 9, TL Kramat, dan TL Kebon Baru untuk mengurai kepadatan, namun arus lalu lintas masih sulit bergerak.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks