Pencarian

Pemkot Tangsel Beri Pendampingan Calon Pekerja Migran, Siapkan Regulasi Biaya Cek Kesehatan

Selasa, 14 Juli 2026 • 12:33:01 WIB
Pemkot Tangsel Beri Pendampingan Calon Pekerja Migran, Siapkan Regulasi Biaya Cek Kesehatan
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menandatangani nota kesepahaman pelatihan kerja ke luar negeri di Galeri UMKM Tangsel, Senin.

TANGSEL — Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan komitmen pemkot dalam memperluas peluang kerja internasional sekaligus menekan angka pengangguran. Hal itu disampaikannya saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan pembukaan pelatihan kerja ke luar negeri di Galeri UMKM Tangerang Selatan, Senin.

"Ini merupakan langkah nyata dalam memperluas peluang kerja internasional sekaligus menekan angka pengangguran di Kota Tangerang Selatan. Pemkot Tangsel juga siap memberikan pendampingan agar tak ada risiko ke depannya," ujar Benyamin.

Kolaborasi dengan Universitas dan Perusahaan Penempatan

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Dwi Tunggal Jaya Abadi dan Universitas Ichsan Satya (UIS). Kerja sama tersebut disebut sebagai upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing global.

Tim Kerja Peningkatan Kapasitas dan Perlindungan Pekerja Migran (PKP2M) Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangsel telah melakukan pendataan dan verifikasi terhadap tiga perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (PPMI) yang legal dan berkantor di wilayah tersebut.

Tiga Tahapan: Dilatih, Disertifikasi, Bekerja

Program ini melalui tiga tahapan utama. Pada tahap awal, sebanyak 69 pendaftar telah direkrut dan saat ini sedang menjalani proses verifikasi.

Pelatihan bahasa Jepang dan bahasa Inggris dijadwalkan dimulai pada awal pekan depan. Setelah itu, peserta akan menjalani pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, pengurusan paspor, hingga pengajuan visa.

Sektor kesehatan dan perhotelan (hospitality) menjadi prioritas program ini karena permintaan tenaga kerja tertinggi di pasar internasional. "Peserta dibekali keahlian teknis, kemampuan bahasa, serta pemahaman budaya negara tujuan. Kurikulum dirancang khusus agar sesuai dengan kebutuhan nyata di pasar kerja global," kata Benyamin.

Sosialisasi ke 78 Kelurahan dan Regulasi Daerah

Hingga saat ini, sosialisasi program telah menjangkau seluruh 78 kelurahan di Kota Tangsel. Selain itu, pemkot juga tengah menyiapkan website khusus pendaftaran agar calon pekerja migran dapat memilih perusahaan penempatan secara mandiri dan transparan.

Pemerintah Kota Tangsel juga sedang menyusun regulasi daerah untuk memfasilitasi dukungan pembiayaan pemeriksaan kesehatan bagi calon pekerja migran. Program ini turut diperkuat melalui nota kesepahaman dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dalam membangun jejaring kelas industri bersama sejumlah SMK.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks