TANGERANG — Petugas pemadam kebakaran masih bersiaga di lokasi pabrik nugget dan sosis yang terbakar di Cikupa, meski api telah padam. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru dari material yang masih menyisakan bara.
"Untuk pemadaman sudah selesai di jam 3 pagi (03.00 WIB), saat ini satu pos standby di lokasi khawatir api menyala kembali," ujar Achmad Taufik saat dikonfirmasi, Jumat.
Luas Bangunan dan Tumpukan Bahan Bakar Jadi Kendala
Proses pemadaman berlangsung alot selama hampir satu hari penuh. BPBD setempat mengerahkan sedikitnya tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari sejumlah pos wilayah, termasuk Pos Pasar Kemis, Tigaraksa, Curug, Balaraja, Rajeg, dan Kelapa Dua.
Menurut Achmad, luas area pabrik yang terbakar serta banyaknya material mudah terbakar di dalamnya membuat kobaran api cepat membesar. Tumpukan bahan baku nugget dan sosis yang tersimpan di gudang ikut memperumit upaya pemadaman.
"Karena luas area yang terbakar dan juga menumpuknya bahan yang terbakar sehingga tim mengalami kesulitan untuk melakukan pemadaman," kata dia.
Api Pertama Kali Terlihat Sejak Kamis Dini Hari
Kebakaran pertama kali diketahui pada Kamis (28/5/2026) dini hari. Laporan masuk melalui Call Center 112 Kabupaten Tangerang sekitar pukul 03.01 WIB dari warga sekitar yang melihat kepulan asap tebal dari dalam pabrik.
Petugas yang tiba di lokasi langsung berjibaku mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan lain di kawasan industri Cikupa. Upaya penyekatan dilakukan di beberapa titik rawan.
Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang memicu percikan api di area produksi.
"Dugaan sementara penyebabnya konsleting listrik," ujar Achmad Taufik.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pemantauan di area pabrik untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa. Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara kerugian material masih dalam pendataan.