Kompleks Banten Lama merupakan situs bersejarah yang menjadi bekas pusat pemerintahan Kesultanan Banten. Pada abad ke-16 hingga 18, kawasan ini menjadi pelabuhan perdagangan internasional yang ramai.
Bagi Anda pencinta wisata sejarah, berikut jejak peninggalan Kesultanan Banten yang wajib dijelajahi di kawasan Banten Lama.
Masjid Agung Banten
Masjid Agung Banten adalah peninggalan paling tersohor dari Kesultanan Banten, terletak di Kota Serang. Masjid ini dibangun pertama kali oleh Sultan Maulana Hasanuddin sekitar tahun 1552-1570.
Keunikan bangunannya terletak pada perpaduan arsitektur Jawa Hindu, Eropa, dan Cina, menjadikannya salah satu masjid bersejarah paling khas di Indonesia.
Benteng Speelwijk
Benteng Speelwijk dibangun pada 1682 untuk menghormati Gubernur Jenderal VOC, Cornelis Speelman, pada masa pemerintahan Sultan Abu Nasr Abdul Qahar.
Benteng ini dikelilingi parit selebar 10 meter yang dulunya berfungsi sebagai jalur transportasi sekaligus pertahanan dari serangan musuh.
Situs Bersejarah Lainnya
Kawasan Banten Lama juga memiliki sejumlah situs menarik lain, seperti Vihara Avalokitesvara, Pelabuhan Karangantu, Danau Tasikardi, Meriam Ki Amuk, hingga Istana Kaibon.
Menjelajahi situs-situs ini memberi gambaran lengkap tentang kejayaan Kesultanan Banten sebagai pusat perdagangan penting di pesisir barat Jawa.
Tips Berwisata Sejarah di Banten Lama
- Kunjungi Masjid Agung Banten dengan berpakaian sopan karena masih aktif digunakan beribadah.
- Gunakan pemandu lokal untuk memahami sejarah tiap situs lebih mendalam.
- Datang pagi hari agar tidak terlalu panas saat menjelajahi kompleks benteng.
- Kunjungi beberapa situs sekaligus dalam satu rute agar lebih efisien.
Baca juga informasi lainnya di portal berita Lensa Banten.