Pencarian

Data Pelaku Usaha ke Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tangerang Dijamin Aman, Begini Cara Bedakan Petugas Asli dan Palsu

Selasa, 07 Juli 2026 • 18:20:01 WIB
Data Pelaku Usaha ke Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tangerang Dijamin Aman, Begini Cara Bedakan Petugas Asli dan Palsu
Petugas resmi Sensus Ekonomi 2026 Kota Tangerang dilengkapi identitas dan rompi khusus.

TANGERANG — Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tangerang memasuki tahap sosialisasi intensif. Pemerintah kota bersama BPS setempat memastikan data yang dikumpulkan dari para pelaku usaha tidak akan bocor dan tidak ada kaitannya dengan urusan perpajakan.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany menegaskan, kerahasiaan data dijamin undang-undang. Ia meminta pelaku usaha tidak ragu memberikan informasi sesuai kondisi riil usahanya.

"Tak perlu khawatir bagi seluruh pelaku usaha yang dikunjungi petugas sensus. Data yang diberikan dijamin kerahasiaannya. Maka itu berikan data sesuai kondisi sebenarnya," kata Mugiya dalam keterangannya di Tangerang, Selasa.

Apa Saja Data yang Dikumpulkan Petugas?

Petugas resmi BPS akan mendatangi lokasi usaha secara langsung untuk menggali sejumlah informasi strategis. Data yang dihimpun meliputi identitas dan kegiatan usaha, jumlah tenaga kerja, penggunaan internet, hingga laporan keuangan berupa pendapatan, pengeluaran, dan aset perusahaan.

Sensus ini merupakan agenda nasional yang digelar setiap sepuluh tahun sekali. Tujuannya menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan, termasuk perkembangan ekonomi digital dan ekonomi lingkungan.

Ciri Petugas Resmi dan Cara Melaporkan Oknum Mencurigakan

Mugiya mengingatkan warga untuk selalu memeriksa identitas petugas sebelum pendataan dimulai. Petugas BPS dibekali tanda pengenal resmi dan mengenakan rompi bertuliskan "Sensus Ekonomi 2026" selama bertugas.

"Segera lapor kepada lurah, camat maupun kepolisian jika ada oknum mengaku petugas sensus tanpa dilengkapi identitas lengkap," ujarnya.

Kepala BPS Kota Tangerang Muladi Widastomo menambahkan, data yang dikumpulkan tidak ada sangkut pautnya dengan kewajiban perpajakan. Hal ini untuk menghilangkan kekhawatiran para pengusaha kecil dan menengah yang kerap enggan membagikan data keuangan.

Dampak Sensus bagi Pelaku Usaha Mikro hingga Digital

Muladi mengimbau masyarakat dan pelaku usaha tidak ragu memberikan data akurat. Sebab, hasil sensus akan memotret kondisi perekonomian secara menyeluruh, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar berbasis digital.

"Data ini menjadi dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran," ujar Muladi.

Pendataan lapangan akan berlangsung selama dua setengah bulan. Pemerintah menargetkan seluruh sektor usaha di Kota Tangerang tercatat dalam sensus ini untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah yang lebih akurat.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks