Pencarian

Pemkot Tangsel Siapkan 5.000 Beasiswa ke SMP Swasta bagi Siswa Tak Tertampung di Negeri

Jumat, 05 Juni 2026 • 17:24:01 WIB
Pemkot Tangsel Siapkan 5.000 Beasiswa ke SMP Swasta bagi Siswa Tak Tertampung di Negeri
Pemkot Tangsel siapkan 5.000 beasiswa penuh untuk siswa yang tidak tertampung di SMP negeri.

TANGERANG SELATAN — Ribuan lulusan SD di Tangerang Selatan yang gagal masuk SMP negeri tahun depan tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa biaya. Pemkot setempat telah menggandeng hampir 100 SMP swasta untuk menampung mereka melalui program beasiswa penuh.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, dari total sekitar 25.000 lulusan SD setiap tahunnya, hampir separuhnya memilih mendaftar ke sekolah negeri. Dengan kuota SPMB yang hanya 9.976 siswa, otomatis ribuan anak harus mencari alternatif.

Kolaborasi dengan Puluhan Sekolah Swasta

"Bagi yang tidak diterima di SMP negeri, kita kerja sama dengan hampir 100 SMP swasta. Nantinya kita siapkan 5.000 beasiswa agar biaya pendidikannya gratis," kata Pilar di Tangerang, Jumat.

Program ini menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangsel. Dalam lima tahun ke depan, pemerintah daerah menargetkan pembangunan tujuh SMP negeri baru untuk memperluas akses pendidikan.

Empat Jalur SPMB dan Syarat Domisili

Sementara itu, SPMB SMP negeri tahun ajaran 2026/2027 membuka empat jalur penerimaan. Jalur Domisili mendapat porsi terbesar 40 persen, disusul Jalur Afirmasi 30 persen, Jalur Prestasi 25 persen, dan Jalur Mutasi lima persen.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi SPMB Tangsel. Bagi yang terkendala akses internet, panitia di setiap sekolah siap membantu proses pendaftaran secara langsung.

Calon murid wajib melampirkan akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), dan Surat Keterangan Lulus (SKL). Khusus Jalur Domisili, KK harus tercatat di Disdukcapil paling singkat satu tahun atau terdata paling lambat 1 Juni 2025.

Syarat Usia dan Jalur Prestasi

Peserta didik baru wajib berusia maksimal 15 tahun per 1 Juli 2026 dan telah lulus dari SD, MI, Paket A, atau sederajat. Lulusan tahun sebelumnya harus melampirkan ijazah yang telah dilegalisasi sekolah asal.

Bagi siswa berprestasi, tersedia jalur khusus yang mempertimbangkan capaian akademik, non-akademik, kemampuan tahfiz Al-Qur'an, hingga anggota Pramuka Siaga Garuda. Dokumen pendukung wajib dilampirkan saat pendaftaran.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks