BANTEN — Lisuan Tech akhirnya merilis LX 7G100, kartu grafis yang disebut-sebut sebagai "GPU gaming buatan China" pertama yang serius. Namun, hasil pengujian dari reviewer ternama ??? menunjukkan bahwa klaim pemasaran produk ini terlalu muluk. Di berbagai pengujian game modern, LX 7G100 gagal mendekati performa GeForce RTX 4060, apalagi RTX 5060 Ti yang banderolnya setara.
Performa LX 7G100: Kalah Jauh dari RTX 4060 di 1080p
Pengujian dilakukan di resolusi 1080p dengan pengaturan grafis low hingga medium, dan sesekali high untuk melihat batas atas GPU ini. Reviewer juga mengaktifkan FSR 3 serta frame generation jika game mendukung, demi menaikkan frame rate.
Hasil benchmark yang diunggah di Bilibili menunjukkan angka rata-rata FPS dan 1% Low FPS yang jauh di bawah ekspektasi. Shadow of the Tomb Raider, misalnya, bahkan tidak menampilkan data yang lengkap di beberapa pengaturan. Sementara itu, Forza Horizon 5 mencatat performa yang "anehnya rendah" menurut komentar pembaca, kemungkinan karena optimasi driver yang belum matang.
Spesifikasi Sistem Pengujian: Kelas Atas, Tanpa Hambatan
Agar performa LX 7G100 benar-benar terukur tanpa hambatan dari komponen lain, ??? menyusun sistem pengujian high-end. Spesifikasinya meliputi:
- Prosesor: AMD Ryzen 7 9800X3D
- Motherboard: MSI MPG X870E Edge Ti WiFi
- RAM: 32 GB (2x16 GB) Biwin Black Opal DW100 DDR5-6000 C28
- Storage: Biwin Black Opal X570 2 TB PCIe 5.0 SSD
Dengan kombinasi ini, hampir mustahil CPU atau RAM menjadi faktor pembatas. Semua hasil benchmark murni mencerminkan kemampuan GPU itu sendiri.
Harga Rp 8 Juta: Setara RTX 5060 Ti, Performa di Bawah RTX 4060
Lisuan Tech membanderol LX 7G100 sekitar 485 dolar AS atau setara Rp 8 juta. Angka ini nyaris sama dengan harga terendah GeForce RTX 5060 Ti 16 GB di pasaran saat ini. Ironisnya, performa LX 7G100 bahkan masih kalah dari RTX 4060, GPU yang sudah dirilis lebih dulu dan harganya lebih murah.
Bagi konsumen Indonesia, produk ini jelas bukan pilihan rasional. Dengan budget Rp 8 juta, pengguna bisa mendapatkan GPU bekas atau diskon dari lini RTX 40 series yang performanya jauh lebih terjamin, termasuk dukungan driver dan fitur seperti DLSS.
Fakta Singkat: Lisuan LX 7G100
- Harga: 485 dolar AS (sekitar Rp 8 juta)
- Kompetitor setara harga: Nvidia GeForce RTX 5060 Ti 16 GB
- Performa: Di bawah RTX 4060 di seluruh pengujian 1080p
- Fitur pendukung: FSR 3 dan frame generation (aktif jika game mendukung)
- Status: Dianggap "DOA" (Dead on Arrival) bahkan untuk pasar domestik China
Kesimpulan: Bukan untuk Pasar Indonesia
LX 7G100 mungkin menjadi tonggak sejarah bagi industri semikonduktor China, tapi bagi gamer Indonesia, produk ini sulit direkomendasikan. Harga yang tidak kompetitif, performa yang mengecewakan, serta ekosistem driver yang belum matang membuatnya kalah telak dari GPU buatan Nvidia, AMD, atau bahkan Intel. Jika Anda mencari kartu grafis untuk gaming di kisaran Rp 8 juta, masih banyak opsi yang lebih masuk akal.