SERANG — Piagam penghargaan WBBM diserahkan langsung oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten Pagar Butar Butar. Acara penganugerahan berlangsung dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Semester I Kementerian Hukum Tahun 2026, Kamis (12/12/2025).
Digitalisasi Jadi Kunci Reformasi Birokrasi
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menekankan bahwa transformasi birokrasi tak bisa berjalan tanpa digitalisasi. Ia menyebut penguatan sistem digital integrasi layanan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan kementerian.
“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan, birokrasi tanpa digitalisasi akan sulit berkembang, sehingga Kementerian Hukum terus berkomitmen untuk melakukan penguatan sistem digital integrasi layanan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian Hukum,” tuturnya dalam keterangan resmi.
Tujuh Satuan Kerja Raih WBBM Secara Nasional
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten menjadi salah satu dari tujuh satuan kerja yang berhasil meraih predikat WBBM tahun ini. Selain Banten, penghargaan serupa diberikan kepada Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Kantor Wilayah Kementerian Hukum DIY, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB.
Predikat WBBM merupakan bentuk pengakuan atas kinerja satuan kerja dalam menjalankan reformasi birokrasi. Indikator penilaian mencakup integritas, akuntabilitas, efisiensi, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Keteladanan Pemimpin Jadi Syarat Mutlak
Dalam sambutannya, Menteri Hukum juga menyoroti pentingnya keteladanan kepemimpinan di setiap level. Menurutnya, reformasi birokrasi tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan sistem tanpa figur pemimpin yang menjadi contoh.
Pagar Butar Butar selaku Kepala Kanwil Kemenkum Banten menyambut baik penghargaan ini. Ia berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan standar pelayanan ke depan. “Ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri,” ujarnya seusai menerima piagam.