TANGERANG SELATAN — Puluhan hewan kurban terdiri dari 7 sapi dan 30 kambing disembelih di halaman Masjid Jami Al-Furqon, Kampung Parakan, usai salat Iduladha 2026. Panitia mengajak seluruh jemaah untuk bergotong royong dalam proses penyembelihan dan distribusi daging kurban.
Ustad Rahmat, mewakili pengurus masjid, menyampaikan apresiasi kepada para pekurban yang telah berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa tradisi kurban di Masjid Al-Furqon bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum memperkuat solidaritas antarwarga.
Imbauan Matikan HP dan Bawa Peralatan Potong
Dalam sambutannya sebelum salat, Ustad Rahmat mengimbau jemaah menjaga ketertiban dengan mematikan alat komunikasi selama ibadah berlangsung. Hal ini, menurutnya, penting agar salat Iduladha berjalan khusyuk dan kondusif tanpa gangguan suara ponsel.
Setelah salat, jemaah diminta kembali ke area masjid untuk mengikuti proses penyembelihan secara gotong royong. Panitia juga mengimbau warga membawa peralatan pemotong daging masing-masing guna mempercepat distribusi hewan kurban ke rumah-rumah warga.
Susunan Petugas dan Pesan untuk Generasi Penerus
Salat Iduladha dipimpin oleh Ustad Andi sebagai imam, sementara Ustad Ibnu Bachtiar bertugas sebagai bilal. Adapun ketua panitia penyembelihan hewan kurban dipercayakan kepada Wardoyo.
Menutup rangkaian kegiatan, pengurus masjid mengajak jemaah mengenang jasa para pendiri dan pejuang Masjid Jami Al-Furqon. Semangat tersebut diharapkan dapat diteruskan generasi berikutnya agar keberadaan dan fungsi masjid tetap terjaga di tengah masyarakat Pamulang.