CIPUTAT — Perayaan Iduladha 2026 di Kota Tangerang Selatan menghadirkan dinamika tersendiri. Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menjalankan salat Id di lokasi berbeda, Rabu (27/5). Wali Kota melaksanakan ibadah di Masjid Islamic Center Baiturrahmi BSD, Serpong, sementara wakilnya memimpin salat di halaman Balai Kota Ciputat. Kondisi ini terjadi lantaran Masjid Al Itishom yang biasa digunakan tengah menjalani proses renovasi.
Pilar Saga Ichsan: Iduladha Momentum Perkuat Pelayanan dan Kepedulian Sosial
Dalam sambutannya usai salat, Pilar Saga Ichsan yang hadir bersama istri dan putrinya mengajak masyarakat menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat keikhlasan dan semangat pelayanan. Ia juga meminta doa untuk jemaah haji asal Tangsel yang tengah berada di Tanah Suci. "Marilah kita doakan bersama-sama agar seluruh jemaah haji asal Kota Tangsel diberikan kesehatan, kemudahan, keselamatan, serta kembali ke tanah air dengan menyandang haji yang mabrur dan mabruroh," ujarnya.
Pemkot Tangsel mengusung tema "Iduladha sebagai momentum meneguhkan keikhlasan, menguatkan pelayanan dan kepedulian sosial". Tema ini, menurut Pilar, memiliki makna mendalam untuk menumbuhkan keikhlasan dalam beribadah sekaligus meningkatkan semangat melayani masyarakat di tengah kehidupan sosial yang semakin kompleks.
Kemiskinan 2,39 Persen: Tangsel Salah Satu yang Terendah di Indonesia
Di sela perayaan hari raya, Pilar memaparkan sejumlah data pembangunan terbaru dari Badan Pusat Statistik. Jumlah penduduk Kota Tangsel saat ini mencapai sekitar 1,4 juta jiwa dengan dominasi usia produktif sebesar 72,2 persen. Ia menilai kondisi ini menjadi modal besar dalam membangun kota yang unggul dan berdaya saing.
Tingkat kemiskinan di Kota Tangsel pada 2025 tercatat sebesar 2,39 persen, menjadikannya salah satu yang terendah di Indonesia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 84,8, menunjukkan kualitas pembangunan manusia berada pada kategori tinggi. "Pemkot Tangsel terus berkomitmen menjalankan pembangunan dengan visi Kota Tangsel yang unggul, inklusif, inovatif, kolaboratif menuju kota lestari," jelas Pilar.
5.696 Guru Ngaji dan Marbot Dapat Insentif, 220 Hafiz Terima Beasiswa
Komitmen pembangunan keagamaan juga menjadi sorotan. Pemkot Tangsel mengklaim terus memperkuat program keagamaan dan karakter masyarakat melalui berbagai program seperti Tangsel mengaji, pemberdayaan majelis taklim, hingga peningkatan sarana rumah ibadah dan pondok pesantren. Pada 2025, sebanyak 220 siswa penghafal Al Quran telah menerima beasiswa pendidikan keagamaan.
Lebih dari itu, insentif bagi para garda terdepan kehidupan religius terus digelontorkan. "Kami memberikan insentif kepada guru ngaji, guru madrasah, marbot, serta tokoh keagamaan yang menjadi pilar kehidupan religius masyarakat. Total penerima insentif pada 2025 mencapai 5.696 orang," terang Pilar. Ia menekankan penguatan nilai-nilai keagamaan, moral, toleransi, dan kepedulian sosial menjadi penting di tengah tantangan pembangunan yang kian kompleks.
Puluhan Hewan Kurban Disalurkan ke Pesantren dan Yayasan
Pada momen Iduladha tahun ini, Pemkot Tangsel turut menyalurkan hewan kurban ke sejumlah lokasi. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Tangsel, Rizkiyah, menyebutkan total ada 35 ekor sapi dan 60 ekor kambing yang disalurkan. "Pemkot Tangsel tahun ini kurban 35 ekor sapi 60 ekor kambing dan disalurkan ke pesantren, masjid dan yayasan," ujarnya.