LEBAK — Dinas Pertanian Kabupaten Lebak mencatat, produksi beras dari hasil panen pada Januari 2026 mencapai 47.140 ton. Angka ini kemudian diikuti oleh produksi pada Februari sebanyak 43.848 ton, Maret 31.020 ton, dan April 35.032 ton.
Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Dodi Hermawan mengatakan, pasokan beras di daerahnya saat ini dalam kondisi melimpah. Pemerintah daerah pun mendorong petani untuk mengoptimalkan gerakan percepatan tanam guna mendukung program swasembada pangan nasional.
Target Tanam 17.000 Hektare pada Mei 2026
Dodi menargetkan, percepatan tanam pada Mei 2026 bisa dilakukan di lahan seluas 17.000 hektare. Ia optimistis luas tanam bisa melebihi target karena curah hujan yang relatif tinggi saat ini.
"Kami minta petani dapat melebihi target tanam 17.000 hektare, karena curah hujan relatif tinggi," kata Dodi.
Antisipasi Kemarau Panjang, Petani Disarankan Segera Tanam
Koordinator Petugas Penyuluh Lapang (PPL) Kecamatan Kalanganyar, Dike, menginstruksikan seluruh gabungan kelompok tani (Gapoktan) di wilayahnya untuk mempercepat masa tanam. Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko gagal panen akibat kemarau panjang yang diperkirakan terjadi pada Juni mendatang.
"Kita berharap musim hujan ini dapat dimanfaatkan dengan percepatan tanam guna menghindari musim kemarau," ujar Dike.
Saat ini, wilayah Lebak memasuki musim peralihan cuaca dengan intensitas hujan yang masih cukup tinggi. Kondisi ini dinilai menjadi momentum yang tepat bagi petani untuk menanam padi sebelum memasuki musim kering.
Varietas Padi Tahan Kekeringan Jadi Andalan Petani
Misbah, seorang petani di Kecamatan Cibadak, mengaku bersama petani lainnya telah menanam padi di lahan seluas 50 hektare. Mereka menggunakan varietas unggul seperti Infari 32 dan Situ Bagendit yang dikenal tahan terhadap kekeringan.
"Kami melakukan penanaman itu setelah menerima bantuan benih dari pemerintah daerah setempat," kata Misbah.
Bantuan benih dari pemerintah daerah menjadi faktor kunci yang memungkinkan para petani terus berproduksi meski cuaca tak menentu. Dengan varietas tahan kering, diharapkan produktivitas tetap terjaga hingga musim panen berikutnya.