KABUPATEN TANGERANG — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang Erwin Mawardi menyebutkan, seleksi program berlangsung ketat. Dari 40 peserta asal berbagai wilayah Kabupaten Tangerang, sebanyak 18 peserta masuk tahap final sebelum akhirnya ditetapkan 12 kelompok sebagai penerima hibah.
“Jadi melalui program tersebut, Bloomberg Philanthropies menyediakan hibah total sebesar US$40.000 atau sekitar Rp750 juta untuk mendukung pelaksanaan berbagai gagasan dan aksi nyata di bidang lingkungan di Kabupaten Tangerang,” kata Erwin.
Eco-Enzyme hingga Aplikasi Pemantau Udara Jadi Gagasan Pemenang
Program yang diusulkan para pemenang mencakup pembuatan eco-enzyme untuk mendukung peningkatan kualitas air, udara, dan tanah. Cairan hasil fermentasi limbah organik itu juga bisa dimanfaatkan untuk pembuatan lubang biopori guna membantu mengendalikan risiko banjir dan kekeringan.
Selain eco-enzyme, sejumlah kelompok mengusulkan pengembangan aplikasi digital untuk mengukur dan memantau kualitas udara. “Program yang diusulkan para pemenang mencakup pembuatan eco-enzyme untuk mendukung peningkatan kualitas air, udara, dan tanah,” ungkap Erwin.
Pelaksanaan Bertahap, Peluang Pendanaan Tambahan Terbuka
Erwin menambahkan, pelaksanaan program perubahan iklim tersebut akan dilakukan secara bertahap. Program yang dinilai berjalan baik berpeluang memperoleh dukungan pendanaan tambahan dari Bloomberg Philanthropies untuk keberlanjutan kegiatan pada masa mendatang.
Penetapan penerima hibah diwarnai aksi lingkungan berupa penuangan cairan eco-enzyme ke danau di sekitar lokasi kegiatan serta penanaman pohon bambu. “Alhamdulillah yah, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi lingkungan berupa penuangan cairan eco-enzyme ke danau di sekitar lokasi serta penanaman pohon bambu,” pungkasnya.
Jadi Satu dari Tiga Daerah Indonesia yang Lolos
Kabupaten Tangerang bersaing dengan sekitar 300 kota dunia dalam kompetisi yang digelar Bloomberg Philanthropies. Dari jumlah itu, Kabupaten Tangerang menjadi satu dari tiga daerah di Indonesia yang terpilih, bersama Kabupaten Minahasa Utara dan Provinsi DKI Jakarta.
Hibah microgrant menyasar gagasan dan aksi nyata di bidang lingkungan yang digagas generasi muda. Bappeda Kabupaten Tangerang belum merinci jadwal pencairan dana ke masing-masing kelompok penerima.