TANGERANG — Komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi anak kembali ditegaskan pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026. Bupati Moch. Maesyal Rasyid memimpin langsung upacara yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang.
Upacara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua MUI, Kepala DP3A, serta perwakilan anak-anak dari berbagai kecamatan. Dalam amanat yang dibacakan, Bupati Maesyal menyampaikan tema nasional “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” yang mengajak seluruh elemen bangsa menjamin hak-hak anak dan mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Bukan Sekadar Seremonial, Ada Program Nyata untuk Anak
Bupati Maesyal menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda seremonial. Pemerintah daerah menjadikannya momentum untuk memperkuat program-program yang berpihak kepada anak, mulai dari penyediaan sarana bermain hingga kebijakan pendidikan.
“Alhamdulillah hari ini saya bersama Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Sekda, Kepala DP3A, Ketua MUI dan seluruh jajaran hadir bersama anak-anak perwakilan se-Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal. Ia menyebut bahwa pemerintah daerah telah menyediakan berbagai sarana bermain anak sebagai ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Sekolah Gratis dan Beasiswa: Akses Pendidikan Tanpa Hambatan Biaya
Salah satu program unggulan yang dikuatkan adalah Program Sekolah Gratis bagi peserta didik SD dan SMP swasta. Hingga saat ini, tercatat 231 sekolah swasta — terdiri dari 56 SD dan 175 SMP — telah bergabung dalam program tersebut. Pemerintah daerah berencana terus meningkatkan cakupannya sesuai kemampuan keuangan daerah.
Tidak hanya itu, Pemkab Tangerang juga memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi pelajar yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang. Program ini mencakup baik perguruan tinggi swasta maupun negeri.
Kesehatan dan Gizi Anak Jadi Prioritas
Komitmen terhadap tumbuh kembang anak juga diperkuat melalui upaya peningkatan kualitas kesehatan dan gizi. Salah satu langkah konkret adalah Sosialisasi Pangan Asal Hewan ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) yang telah diluncurkan di GOR RW 12, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa-siswi dari perwakilan sekolah setempat.
Bupati Maesyal menekankan bahwa masa depan Kabupaten Tangerang sangat ditentukan oleh kualitas anak-anak yang sedang tumbuh dan belajar. “Kami ingin anak-anak Kabupaten Tangerang terus mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai karakter,” ungkapnya.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kabupaten Layak Anak
Pemerintah daerah mengajak seluruh orang tua, guru, masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga media massa untuk memperkuat kolaborasi menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak. Perlindungan terhadap anak, menurut Bupati, merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kepedulian nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Ke depan, Pemkab Tangerang akan terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam pemenuhan hak anak, penguatan peran keluarga, peningkatan kualitas pendidikan, perlindungan dari kekerasan dan perundungan, serta penciptaan ruang publik yang ramah anak. Dengan semangat tersebut, diharapkan lahir generasi yang sehat, bahagia, berprestasi, dan siap menjadi motor penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.