TANGERANG — Sebanyak 411 atlet pelajar dari Kota Tangerang resmi dilepas untuk bertanding pada 26 cabang olahraga di ajang POPDA XII Banten. Ajang olahraga pelajar tingkat provinsi ini dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 17 Juni 2026 di Kota Cilegon, dengan beberapa cabang olahraga yang sudah memulai pertandingan lebih awal.
Modal Juara Umum: Latihan Panjang dan Kesiapan Mental
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan keyakinannya bahwa para atlet telah menjalani persiapan yang matang. Ia menekankan bahwa semangat juang, disiplin latihan, dan kesiapan mental menjadi modal utama untuk bersaing dengan kontingen dari daerah lain.
“Semoga seluruh atlet dapat meraih prestasi terbaik di cabang olahraga masing-masing dan membawa Kota Tangerang kembali menjadi juara umum,” ujar Sachrudin saat melepas kontingen di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Persiapan Lebih Matang dari Edisi Sebelumnya
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, mengklaim persiapan kali ini berjalan lebih matang dibandingkan edisi sebelumnya. Ia optimistis kontingen Kota Tangerang mampu kembali bersaing di papan atas klasemen akhir.
“Kami optimistis mampu kembali bersaing di papan atas dan mempertahankan gelar juara umum. Persiapan yang dilakukan kali ini berjalan lebih matang sehingga menjadi bekal berharga bagi para atlet,” jelas Kaonang.
Menurutnya, para atlet tidak hanya dibekali kemampuan teknis pertandingan. Mereka juga diberikan pelatihan kesiapan mental agar mampu beradaptasi dengan kondisi venue dan atmosfer kompetisi yang berbeda di kota tuan rumah.
Dukungan Penuh dari Pemerintah dan Masyarakat
Pelepasan kontingen ini menjadi simbol dukungan penuh dari pemerintah daerah, pelatih, orang tua, dan masyarakat Kota Tangerang. Dengan dukungan tersebut, para atlet diharapkan mampu tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta kembali mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Banten.
Tradisi prestasi Kota Tangerang sebagai juara umum POPDA menjadi target yang ingin dipertahankan pada gelaran tahun ini. Ajang ini juga menjadi ajang pembinaan atlet muda potensial untuk jenjang yang lebih tinggi.