TANGERANG SELATAN — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalokasikan anggaran khusus dari Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk pengadaan seragam batik dan pakaian olahraga gratis. Program ini menyasar siswa kelas I dan kelas IV SD negeri, serta siswa kelas VII SMP negeri di seluruh wilayah Tangsel.
Siapa Saja yang Berhak Menerima Seragam Gratis?
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menjelaskan, bantuan ini tidak diberikan kepada semua siswa, melainkan hanya untuk peserta didik baru di jenjang tertentu. “Seragam yang diberikan berupa seragam batik dan pakaian olahraga. Harapannya, program ini dapat membantu mengurangi pengeluaran orang tua saat memasuki tahun ajaran baru,” ujar Pilar dalam keterangan resmi, Sabtu (12/4).
Penerima manfaat adalah siswa yang masuk di kelas I SD, kelas IV SD, dan kelas VII SMP pada tahun ajaran 2026/2027. Distribusi seragam akan dilakukan langsung melalui masing-masing sekolah.
Anggaran Bersumber dari BOSDA, Ada Harapan Perluasan ke Depan
Pembiayaan program ini berasal dari tambahan alokasi BOSDA Kota Tangsel. Pilar mengakui bahwa saat ini anggaran baru mencakup dua jenis seragam, sementara banyak orang tua berharap seluruh perlengkapan sekolah bisa digratiskan. “Walaupun mereka berharap seluruh seragam dapat diberikan gratis, kami mohon doa dan dukungannya agar ke depan bisa terealisasi,” katanya.
Pemkot Tangsel berencana memperluas cakupan program jika kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) semakin kuat. “Ke depan, jika kemampuan anggaran semakin baik dan APBD semakin kuat, kami berupaya menganggarkan seluruh kebutuhan seragam sekolah,” jelas Pilar.
Jadwal Distribusi: Mulai Juli 2026
Seragam batik dan olahraga direncanakan sudah bisa diterima siswa saat memasuki tahun ajaran baru, sekitar bulan Juli 2026. “Nanti dibagikan melalui sekolah masing-masing. Insya Allah mulai tahun ini, saat masuk tahun ajaran baru sekitar bulan Juli, seragam sudah dapat diterima oleh para siswa,” tambah Pilar.
Kebijakan ini diharapkan menjadi angin segar bagi warga Tangsel yang setiap tahun harus menyisihkan dana cukup besar untuk membeli seragam anak-anak mereka. Dengan adanya bantuan ini, setidaknya dua item utama—batik dan olahraga—tidak perlu lagi dibeli orang tua.