TANGSEL — Kunjungan itu disebut sebagai langkah awal transformasi digital tata kelola keuangan di Tanjungbalai. Fadly mengaku tertarik setelah melihat langsung sistem digital Tangsel yang dinilai berhasil mengoptimalkan potensi daerah dan meraih penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) terbaik se-Indonesia untuk wilayah Jawa Bali.
“Kami mendapat banyak gambaran bagaimana sistem yang ada di Kota Tangsel dan ini bisa diaplikasikan di Kota Tanjungbalai. Alasannya adalah Tangsel itu TP2DD-nya terbaik se-Indonesia. Kedua, optimalisasi potensi yang ada,” ujar Fadly di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel.
Digitalisasi Bukan Sekadar Naikkan PAD
Menurut Fadly, optimalisasi PAD di era digital tidak hanya soal mengejar target penerimaan daerah. Pendekatan digital, kata dia, harus mampu menciptakan sistem pelayanan yang mudah diakses warga sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
“Di era perkembangan teknologi informasi saat ini, optimalisasi PAD tidak hanya berfokus pada peningkatan penerimaan daerah semata, tetapi juga bagaimana menciptakan sistem pelayanan yang mudah diakses masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, sistem pembayaran dan administrasi daring yang nantinya diadopsi di Tanjungbalai diharapkan bisa menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan transparan.
Alasan Warga Tak Perlu Lagi ke Kantor
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menjelaskan bahwa inovasi digital yang mereka kembangkan saat ini sudah menjawab kebutuhan warga perkotaan yang mobilitasnya tinggi. Menurut Pilar, layanan publik kini harus bisa diakses dari rumah tanpa harus datang ke kantor pemerintahan.
“Sekarang segala pelayanan harus dilakukan dari rumah. Karena orang-orang semakin sibuk, padat kegiatannya. Ibu rumah tangga pun punya pekerjaan lain, misal jualan online dan lain sebagainya sambil mengurus anak,” tutur Pilar.
Pemkot Tangsel, lanjut Pilar, terus mengembangkan sistem pembayaran dan administrasi daring agar masyarakat bisa mengaksesnya dari mana saja dan kapan saja. Hal ini sejalan dengan tingginya mobilitas warga di kota penyangga Jakarta tersebut.
Apa yang Akan Diadopsi Tanjungbalai?
Pemerintah Kota Tanjungbalai berencana mengadopsi sistem administrasi berbasis digital secara bertahap. Prioritas utama adalah sistem pembayaran pajak dan retribusi secara online yang dinilai paling berdampak langsung pada peningkatan PAD.
Kunjungan ini menjadi momentum bagi Tanjungbalai untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah sekaligus mendorong terciptanya inovasi pelayanan publik yang modern, cepat, dan transparan. Fadly optimistis langkah ini bisa segera direalisasikan setelah melalui proses adaptasi dan persiapan infrastruktur di daerahnya.