BANTEN — Gol dari Khvicha Kvaratskhelia di babak pertama dan Ibrahim Mbaye di masa injury time memastikan tiga poin sempurna bagi PSG. Hasil ini membuat mereka tidak lagi terganggu oleh kejaran lawan dan kini bisa menyusun strategi matang untuk laga puncak Eropa pada 30 Mei mendatang.
Kesalahan Lens Berbuah Petaka di Babak Pertama
PSG datang dengan tekanan untuk mengamankan gelar. Mereka langsung menekan sejak menit awal. Gol pembuka lahir di menit ke-29 setelah lini belakang Lens melakukan blunder fatal.
Ousmane Dembele sukses merebut bola di area pertahanan tuan rumah. Umpan cepatnya langsung disambar Kvaratskhelia yang berlari menusuk kotak penalti. Tanpa kesulitan, winger asal Georgia itu menaklukkan kiper Robin Risser.
Mbaye Tutup Laga dengan Gol Spektakuler
Unggul satu gol di babak pertama, PSG justru kesulitan menambah keunggulan. Pertahanan Lens yang mulai rapat membuat peluang berkurang. Gol tambahan baru tercipta saat injury time.
Ibrahim Mbaye menjadi bintang di penghujung laga. Ia memulai serangan balik cepat dari area sendiri, bekerja sama dengan Goncalo Ramos dan Desire Doue. Umpan matang Doue diselesaikan Mbaye dengan tembakan keras ke pojok kiri atas gawang Lens. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai.
Trofi Ke-13 dan Target Berikutnya
Gelar ini menjadi trofi Ligue 1 ke-13 sepanjang sejarah PSG, sekaligus mempertahankan dominasi mereka di kancah domestik. Kini perhatian pelatih Luis Enrique dan skuadnya sepenuhnya tertuju ke London.
Final Liga Champions melawan Arsenal dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei. PSG berambisi mengakhiri musim dengan double winner, setelah sukses di liga.