TANGERANG — Sebanyak 382 jemaah calon haji asal Kabupaten Tangerang resmi diberangkatkan melalui Kloter 15 JKB pada Senin (11/5/2026). Mereka menjalani prosesi pemberangkatan di Masjid Agung Al-Amjad sebelum menuju Tanah Suci.
Peringatan Cuaca Ekstrem dari Wabup
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengingatkan para jemaah agar disiplin menjaga kondisi fisik. Ia menyebut cuaca di Arab Saudi saat ini ekstrem dan bisa memengaruhi kesehatan serta mental selama beribadah.
“Disiplin menjaga kesehatan dengan rutin minum air putih dan membawa perlengkapan pelindung seperti kipas angin portable,” ujar Intan dalam sambutannya.
Jemaah Termuda 13 Tahun, Tertua 83 Tahun
Plh Kepala Kantor Kemenhaj dan Umrah H. Taufik Soemanang mengungkapkan komposisi jemaah Kloter 15 cukup bervariasi. Jemaah termuda berusia 13 tahun, sementara yang tertua mencapai 83 tahun.
Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Tangerang tahun ini mencapai hampir 3.000 orang. Dua kloter tersisa dijadwalkan berangkat pada pekan depan.
Pesan: Fokus Ibadah, Tak Perlu Bawa Rice Cooker
Intan menegaskan pemerintah sudah menjamin kebutuhan konsumsi jemaah selama di Tanah Suci. Layanan makan disediakan tiga kali sehari sehingga jemaah tidak perlu membawa peralatan masak.
“Tidak perlu khawatir mengenai konsumsi, karena layanan makan sudah disediakan tiga kali sehari. Pemerintah sudah menjamin konsumsi, jadi bapak dan ibu tidak perlu membawa rice cooker, kompor, apalagi beras dan minyak goreng,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan kesabaran dan keikhlasan. “Di sana nanti semua jemaah hadir tanpa melihat jabatan maupun latar belakang, melainkan sebagai hamba Allah yang belajar tentang ketulusan dan kerendahan hati,” katanya.
Pemkab Tangerang Beri Uang Saku Rp750 Ribu per Jemaah
Pemerintah Kabupaten Tangerang memberikan uang saku sebesar Rp750 ribu kepada setiap jemaah haji tahun ini. Intan berharap bantuan itu bisa meringankan kebutuhan pribadi para calhaj selama menjalankan rangkaian ibadah.
Ia juga meminta para jemaah menjaga kebersamaan dan mengikuti arahan petugas. “Tunjukkan sikap yang santun, tertib, ramah, dan penuh kepedulian sebagaimana karakter masyarakat Kabupaten Tangerang,” tutupnya.