Pencarian

Istri Wakil Wali Kota Cilegon Nur Kusuma Ngarasati Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Berkat Penggerak UMKM Lokal

Senin, 19 Oktober 2026 • 09:46:01 WIB
Istri Wakil Wali Kota Cilegon Nur Kusuma Ngarasati Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Berkat Penggerak UMKM Lokal
Nur Kusuma Ngarasati menerima penghargaan Perempuan Inspiratif atas kerja pendampingan UMKM di Kota Cilegon.

CILEGON — Penghargaan Perempuan Inspiratif yang diterima Nur Kusuma Ngarasati menjadi penanda kerja pendampingan yang sudah berjalan di Kota Cilegon. Raras menilai pengakuan itu bukan garis akhir, melainkan dorongan untuk memperluas ruang kolaborasi antarwarga.

“Alhamdulillah, ini menjadi penyemangat untuk terus mengabdi dan bermanfaat bagi sesama, khususnya bagi para pelaku UMKM di Kota Cilegon,” ujar Raras, Sabtu (17/10/2026).

Lima Sektor yang Digarap Merata

Fokus pemberdayaan yang dijalankan Raras tidak berhenti di satu bidang. Ia menyebut ada sejumlah aspek yang berjalan beriringan:

  • Ekonomi kreatif
  • Kebudayaan
  • Pendampingan psikososial
  • Literasi
  • Penguatan ilmu aplikatif bagi perempuan

“Semua aspek berjalan merata. Fokus utama kami adalah membantu mengoptimalkan potensi lokal di Kota Cilegon yang sebelumnya belum banyak tersentuh,” jelasnya.

Bagi Raras, pemberdayaan tidak mesti dimulai dari gerakan besar. Tindakan nyata yang menyasar potensi lokal di sekitar dinilainya lebih menentukan hasil.

Kolaborasi Jadi Kunci Gerakan Pemberdayaan

Raras menempatkan kolaborasi, motivasi, dan energi positif sebagai fondasi utama. Tanpa ketiganya, gerakan pemberdayaan sulit memberi dampak yang terasa bagi warga.

Ia juga menekankan pentingnya ketulusan dan semangat saling mendukung. Harapannya, perempuan di Kota Cilegon terus saling menguatkan sesuai kapasitas masing-masing, baik di lingkungan keluarga maupun komunitas.

“Pada fitrahnya, perempuan akan selalu bermanfaat dan berdaya sesuai kapasitasnya di lingkungan masing-masing. Harapan saya, kita bisa terus saling mendukung dan memberi manfaat bagi sesama,” ungkapnya.

Dua Sosok Ibu di Balik Perjalanan Raras

Dalam perjalanan hidupnya, Raras menyebut dua sosok ibu, yakni Kusmardiani dan Tita Mardiyani, sebagai sumber inspirasi utama. Dari keduanya ia belajar soal ketulusan, cara memanfaatkan peluang, dan komitmen memberi hasil terbaik dalam setiap usaha.

“Pelajaran terbesarnya adalah ketulusan dan pentingnya memaksimalkan setiap kesempatan. Doa dan kerja keras harus selalu berjalan beriringan,” tuturnya.

Menutup keterangannya, Raras mengajak perempuan Cilegon fokus mengembangkan potensi diri tanpa membandingkan capaian dengan orang lain.

“Jadilah versi terbaik dari diri sendiri. Tidak perlu ambil pusing dengan apa yang dikerjakan orang lain, fokuslah pada apa yang bisa kita berikan untuk masyarakat luas. Do the best you can! Lakukan yang terbaik, selebihnya adalah bonus,” pungkasnya.

Follow lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: faktabanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks