Pencarian

Hard Disk Eksternal Jatuh? Jangan Langsung Dicolok ke Laptop

Minggu, 18 Oktober 2026 • 19:48:01 WIB
Hard Disk Eksternal Jatuh? Jangan Langsung Dicolok ke Laptop
Hard disk eksternal yang terjatuh sebaiknya tidak langsung dicolokkan ke komputer.

BANTEN — Hard disk eksternal yang terjatuh sebaiknya tidak langsung dicolok ke komputer untuk mengecek kondisinya. Head baca/tulis dan platter di dalam HDD hanya berjarak beberapa nanometer, sehingga benturan kecil bisa membuat keduanya bersentuhan dan menggores permukaan penyimpan data secara permanen.

Kementerian Komunikasi dan Digital belum lama ini mengingatkan pentingnya pencadangan data, tetapi banyak pengguna masih mengabaikan prosedur aman saat perangkat penyimpanan mereka mengalami benturan. Hard disk eksternal (HDD) memang terlihat kokoh dari luar, namun komponen di dalamnya jauh lebih rapuh dibanding tampilannya.

Berbeda dari SSD eksternal yang tidak punya bagian bergerak, HDD menyimpan data pada platter magnetik yang diputar oleh motor. Head baca/tulis melayang sangat dekat di atas permukaan platter, dan jarak itulah yang membuat HDD sangat rentan terhadap guncangan.

Mengapa Hard Disk Eksternal Mudah Rusak Saat Jatuh

Head dan platter pada HDD umumnya beroperasi hanya berjarak beberapa nanometer satu sama lain. Saat perangkat terjatuh, jarak tersebut bisa menutup dalam sekejap dan membuat head menyentuh permukaan platter.

Data di dalamnya kemungkinan besar masih utuh tepat setelah benturan. Masalah muncul ketika pengguna mencolokkan drive untuk memastikan kondisinya, karena putaran piringan akan mempercepat kerusakan yang sudah terjadi.

Apa yang Terjadi Saat Drive Rusak Dicolokkan

HDD eksternal berputar pada kecepatan 5.400 atau 7.200 RPM. Kecepatan itu membuat kerusakan menyebar dengan cepat begitu drive kembali dialiri listrik dan mulai berputar.

Jika head sudah bergeser akibat benturan, mencolokkan drive memaksa head kembali melintasi platter. Gesekan ini menggores permukaan magnetik, dan platter yang tergores berarti data hilang secara permanen. Semakin lama drive terpasang, semakin banyak data yang berisiko lenyap.

Serpihan dari goresan pertama juga bisa terbawa putaran dan menabrak bagian lain dari permukaan platter. Risiko ini meningkat drastis jika drive sedang menyala saat terjatuh.

Proses pemulihan data pun jadi lebih rumit. Teknisi biasanya mengganti komponen rusak dengan part donor, lalu menyalin data dari platter sedikit demi sedikit. Setiap kali drive dicolokkan setelah rusak, platter tergores lagi dan peluang data terselamatkan semakin kecil.

Langkah Aman Menangani Drive yang Terjatuh

Anggap drive sebagai rusak sampai terbukti sebaliknya, terutama jika perangkat sedang beroperasi saat benturan terjadi. Jangan mencolokkannya ke komputer, dan segera cabut jika masih terhubung.

Hindari godaan untuk mengetuk, menggoyang, membuka casing, atau memasukkan drive ke freezer. Semua tindakan itu bisa memperburuk kondisi HDD yang sudah mengalami kerusakan.

Satu-satunya cara aman menilai kondisi drive adalah lewat pemeriksaan profesional. Jika data di dalamnya penting dan belum dicadangkan, bawa ke layanan pemulihan data terpercaya sebelum mengambil risiko apa pun.

Kalau data dinilai tidak terlalu penting, lakukan satu kali uji coba dengan hati-hati. Colokkan drive dan dengarkan suara putarannya. Jika terdengar bunyi klik, bip, atau gerinda, atau drive berulang kali restart, segera cabut.

Apabila drive terbaca normal, langsung salin file terpenting sebelum menjalankan alat diagnostik. Setelah itu, periksa kesehatan drive melalui data SMART menggunakan tools seperti CrystalDiskInfo. Jika muncul peringatan soal reallocated atau pending sector, anggap drive tidak lagi bisa diandalkan dan pindahkan sisa data ke lokasi lain.

Kebiasaan yang Mencegah Kerusakan HDD

Sebagian enclosure USB tidak mampu melaporkan data SMART, dan hasil tes yang lolos bukan jaminan drive akan sehat selamanya. Karena itu, kebiasaan harian lebih menentukan.

Jangan memindahkan drive saat sedang menyala, dan selalu lakukan eject dengan benar sebelum mencabut kabel. Jika berencana menyimpan drive lama, simpan di tempat yang aman agar tetap terlindungi saat diarsipkan.

Bagi pengguna yang sering membawa data ke luar rumah, HDD eksternal tetap pilihan ekonomis untuk kapasitas besar. Namun kesadaran bahwa perangkat ini menyimpan komponen mekanis yang sensitif harus diimbangi dengan prosedur penanganan yang benar.

Follow lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks