KOTA TANGERANG — UPT Pemadam Kebakaran Batuceper mengerahkan 60 personel dan 15 unit kendaraan untuk menangani kebakaran yang membakar area PT Global Teguh Indonesia. Api dilaporkan membakar tiga blok di kawasan pabrik, yakni Gudang A, Gudang B, dan Gudang C.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Batuceper, Ucok Negara, menyatakan petugas tiba di lokasi saat api sudah dalam kondisi membesar. Pihaknya langsung memfokuskan seluruh personel pada proses pemadaman.
Angin Kencang dan Material Plastik Percepat Rambatan Api
Proses pemadaman terkendala hembusan angin yang cukup kencang di sekitar lokasi. Kondisi tersebut membuat api mudah merambat ke bagian pabrik yang belum terbakar.
Material di dalam pabrik turut mempercepat penyebaran api. Sejumlah bahan yang terbakar disebut berupa material mudah terbakar seperti plastik dan kardus.
"Anginnya cukup kencang dan di dalam banyak material yang mudah terbakar, seperti plastik dan kardus. Itu membuat api cepat merembet," ujar Ucok di lokasi kejadian.
Api Baru Padam 40-50 Persen, Dua Unit Tambahan Dikerahkan
Hingga sore hari, api diperkirakan baru berhasil dipadamkan sekitar 40 sampai 50 persen. Petugas masih melakukan pemadaman terhadap titik-titik api yang tersisa di area pabrik.
Dua unit kendaraan pemadam tambahan dari wilayah Ciledug direncanakan menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman. Petugas memperkirakan api dapat dikendalikan dalam waktu sekitar tiga hingga empat jam jika kondisi angin tidak kembali menghambat.
Penyebab Kebakaran Belum Diketahui
Penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Petugas tiba ketika api sudah membesar sehingga sumber awal api belum diketahui.
"Kami belum mengetahui sumber awal api. Saat datang, api sudah membesar. Untuk penyebabnya masih perlu dikonfirmasi kepada pihak perusahaan," jelas Ucok.
Dalam kejadian tersebut, belum ditemukan adanya korban jiwa. Sejumlah kendaraan dilaporkan ikut terbakar dan jumlahnya masih dalam proses pendataan karena petugas masih melakukan pemadaman di lokasi.