Pencarian

MRT Kembangan-Balaraja: Pemprov Banten Targetkan Studi Kelayakan Rampung, Dua Koridor Berjalan Paralel

Jumat, 21 Agustus 2026 • 17:43:01 WIB
MRT Kembangan-Balaraja: Pemprov Banten Targetkan Studi Kelayakan Rampung, Dua Koridor Berjalan Paralel
Gubernur Banten Andra Soni menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan studi kelayakan MRT rute Kembangan-Balaraja di Tangerang, Jumat (7/2/2025).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berharap studi kelayakan proyek MRT rute Kembangan-Balaraja di Kabupaten Tangerang segera tuntas untuk mempercepat realisasi transportasi massal di kawasan aglomerasi Jakarta. Saat ini, kajian tengah berjalan paralel untuk dua koridor, dengan progres koridor Serpong disebut lebih cepat. Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen daerah dalam menyiapkan pembebasan lahan dan kepastian rute setelah hasil studi keluar.

TANGERANG — Rencana pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) yang menghubungkan Kembangan, Jakarta, dengan Balaraja, Kabupaten Tangerang, memasuki babak penantian baru. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan dukungan penuh terhadap percepatan tahapan studi kelayakan yang tengah berjalan, sembari menyiapkan berbagai kebutuhan teknis di lapangan.

Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan, saat ini proses kajian tengah dilakukan oleh tim ahli dan teknis. Harapannya, seluruh rangkaian studi yang meliputi aspek kelembagaan hingga pembiayaan dapat segera menemui titik terang.

"Inisiasinya kan dari MRT Jakarta, dan telah melaksanakan MoU dengan beberapa rencana TOD yang kemudian kelanjutannya adalah studi. Ya, studi soal kelembagaan, studi soal pembiayaan, dan sebagainya. Kami tentu berharap ini segera bisa selesai dan bisa ada progress," kata Andra Soni di Tangerang, Jumat.

Dua Koridor Dikaji, Serpong Lebih Cepat

Andra memaparkan, terdapat dua jalur studi yang sedang berjalan secara paralel dalam pengembangan moda transportasi ini. Selain koridor menuju Balaraja, kajian juga melibatkan koridor Serpong yang pergerakannya terpantau lebih dinamis.

"Kan ada dua studi kan, satu yang Global Raja, satu lagi yang Serpong. Yang Serpong mungkin sudah progress lebih cepat," ujarnya.

Meski demikian, ia mengaku tidak terlalu mendalami aspek teknis kajian tersebut. Yang terpenting, menurutnya, adalah adanya keseriusan dari semua pihak mengingat tingginya kebutuhan masyarakat aglomerasi akan transportasi massal yang efisien.

"Pastinya itu teknis, kami enggak terlalu hafal kalau soal teknisnya. Tapi intinya ada keseriusan di sana, dan memang kebutuhan-kebutuhan masyarakat aglomerasi terkait dengan transportasi massal seperti MRT sangat tinggi," tuturnya.

Pemprov Banten Siapkan Lahan dan Kepastian Rute

Menindaklanjuti hasil studi yang nantinya keluar, Pemprov Banten menyatakan kesiapannya untuk berkoordinasi dengan pemerintah kota dan kabupaten di wilayah Tangerang. Koordinasi ini difokuskan pada penyiapan kebutuhan pembebasan lahan, penentuan titik stasiun, serta kepastian koridor rute.

"Iya nanti tahapannya nanti ketahuan. Lahannya perlu berapa, rutenya ke mana, terus berapa stasiun, nanti dari hasil studi itu," ucap Andra.

Harapan Mengurai Kemacetan di Penyangga Ibu Kota

Kehadiran MRT hingga ke wilayah Banten diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan penyangga ibu kota. Proyek ini juga dinilai mampu mendongkrak integrasi transportasi publik yang lebih efisien bagi mobilitas jutaan warga.

Sebelumnya, kerja sama pengembangan moda transportasi ini telah memasuki tahapan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pihak MRT Jakarta dengan pemerintah daerah Banten. Kesepakatan tersebut mencakup rencana pengembangan kawasan Berorientasi Transit (Transit-Oriented Development/TOD) di sekitar stasiun yang akan dibangun.

Follow lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks