Pencarian

TVS Indonesia Sindir Motor Listrik yang Sekadar Cari Untung, Komitmen Purna Jual Jadi Sorotan

Kamis, 09 Juli 2026 • 04:43:01 WIB
TVS Indonesia Sindir Motor Listrik yang Sekadar Cari Untung, Komitmen Purna Jual Jadi Sorotan
Ryan dari TVS Indonesia menyoroti pentingnya komitmen purna jual dalam industri motor listrik.

BANTEN — Pernyataan itu disampaikan Ryan di Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026. Ia mengkritik fenomena merek motor listrik yang muncul dan menghilang dalam waktu singkat. Menurutnya, hal itu merugikan konsumen yang sudah membeli produk tersebut.

"Kalau untuk motor listrik mungkin teman-teman tahu mereknya banyak banget (di Indonesia). Hari ini ada, tapi mungkin bulan depan udah nggak ada (menghilang)," ujar Ryan dalam kesempatan tersebut.

Bukan Sekadar Jualan, Tapi Jaminan Keberlanjutan Produk

Ryan menekankan bahwa masuk ke pasar motor listrik tidak boleh sekadar mencari cuan. Sebuah merek harus memiliki komitmen penuh agar konsumen mendapatkan ketenangan, terutama dalam hal ketersediaan suku cadang dan servis. Ia mencontohkan, ada brand yang menerima pesanan dalam jumlah besar namun unit tak kunjung dikirim, bahkan diler mereka tutup tanpa aktivitas.

"Jadi ya kita akan memastikan, bahwa produk yang diluncurkan TVS itu benar-benar produk yang memang sustainable. Bukannya hari ini ada, nanti bulan depan atau tiga bulan lagi, tiba-tiba udah nggak ada," tegasnya.

iQube S Jadi Andalan Pertama, Portofolio Lengkap Jadi Modal

TVS saat ini baru mengandalkan satu model motor listrik di Indonesia, yakni skuter iQube S yang dibanderol Rp29 jutaan. Model ini menyasar pembeli pertama yang ingin beralih ke kendaraan listrik. Namun, portofolio TVS sebenarnya sangat luas, mulai dari skuter matik, bebek, sport, naked-sport, hingga kendaraan komersial.

Ryan menyampaikan, strategi agresif ini dilakukan untuk menghadapi dominasi merek-merek besar asal Jepang di pasar sepeda motor Tanah Air. "TVS ini secara produk portfolio itu sangat lengkap. Jadi fokus kita itu akan lebih merata ya. Tapi yang penting kita akan ikuti bagaimana pergerakan industri otomotif yang ada di Indonesia. Arahnya ke mana, kita akan ikut ke sana," tuturnya.

Sebelumnya, beberapa merek motor listrik baru sempat ramai memasarkan produk dengan harga sangat rendah. Namun, sejumlah konsumen yang sudah melakukan pemesanan tidak kunjung mendapat unit. Bahkan, diler mereka terpantau tutup tanpa aktivitas operasional.

Bagikan
Sumber: otodream.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks