Pencarian

DPRD Kota Tangerang Minta Diskominfo Awasi Ruang Digital Cegah Tawuran Remaja yang Bermula dari Medsos

Minggu, 14 Juni 2026 • 14:02:01 WIB
DPRD Kota Tangerang Minta Diskominfo Awasi Ruang Digital Cegah Tawuran Remaja yang Bermula dari Medsos
DPRD Kota Tangerang mendorong Diskominfo untuk mengawasi aktivitas media sosial guna mencegah tawuran remaja.

TANGERANG — Pola tawuran remaja di Kota Tangerang mengalami pergeseran signifikan. Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam mengungkapkan, aksi kekerasan kini tidak lagi didominasi oleh bentrok antar pelajar dari sekolah yang berbeda, melainkan melibatkan kelompok atau komunitas yang terbentuk dan terorganisir melalui platform media sosial.

“Fenomena ini menuntut pemerintah daerah untuk mengambil langkah antisipatif. Kami mendorong Diskominfo memantau aktivitas komunitas di media sosial yang berpotensi menjadi pemicu tawuran,” kata Rusdi di Tangerang, Minggu.

Pemkot Diminta Libatkan Polisi dan Komunitas

Rusdi menambahkan, pengawasan digital saja tidak cukup. Pemerintah Kota Tangerang juga perlu menggandeng kepolisian dan komunitas masyarakat untuk melakukan pencegahan secara langsung di lapangan. “Pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai positif, dan pengawasan yang konsisten menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang berkualitas,” tegasnya.

Ia juga menyoroti peran vital orang tua. Menurutnya, pengawasan dari keluarga menjadi benteng terakhir agar anak-anak tidak terjerumus ke dalam kelompok yang berpotensi melakukan tindakan kriminal. “Peran orang tua sangat penting untuk memberikan pengawasan, nasihat, dan arahan agar anak-anak terhindar dari perilaku negatif,” ujar Rusdi.

Diskominfo Siapkan Kanal Laporan 1x24 Jam

Menanggapi desakan tersebut, Kepala Diskominfo Kota Tangerang Mugiya menyatakan pihaknya telah menyiapkan kanal laporan masyarakat yang aktif selama 24 jam. Setiap laporan yang masuk, menurutnya, akan langsung ditindaklanjuti. “Kita juga libatkan lurah, camat, RT/RW dalam memantau kondisi wilayah untuk mengantisipasi potensi tawuran antar kelompok serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Kapolres Kota Tangerang juga angkat bicara. Pihak kepolisian mengimbau para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan di malam hingga dini hari. “Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan dan aktivitas anak-anaknya. Jangan sampai terlibat dalam kelompok yang mengarah pada tindakan kriminal, tawuran maupun geng motor yang dapat merugikan masa depan mereka sendiri,” imbaunya.

Langkah antisipatif ini menjadi agenda prioritas di Kota Tangerang mengingat penggunaan media sosial yang masif di kalangan remaja kerap menjadi pemicu konflik yang berujung pada tawuran jalanan.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks