TANGERANG — Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang telah menggelar Gerakan Pangan Murah secara keliling untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah musim kemarau. DPRD setempat mendorong perluasan program tersebut serta penguatan pemberdayaan warga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan budidaya sayuran.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Holiludin, akhir pekan lalu, menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam mengantisipasi dampak kemarau. Menurutnya, ketahanan pangan masyarakat harus diperkuat bersamaan dengan mitigasi bencana agar kebutuhan dasar tetap terpenuhi.
Dorong Perluasan Program Pekarangan dan Budidaya
"Ketahanan pangan masyarakat harus diperkuat melalui pemberdayaan warga, sementara mitigasi bencana juga harus dipersiapkan dengan baik," ujar Holiludin.
Ia mendorong Pemerintah Kota Tangerang, khususnya DKP, memperluas pembinaan masyarakat. Program yang disarankan meliputi pemanfaatan lahan pekarangan untuk sayuran, perikanan, hingga pengembangan kelompok tani perkotaan. Holiludin menilai langkah itu bisa menjaga ketersediaan pangan rumah tangga sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan.
"Selain mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, hasil budidaya juga bisa menjadi nilai ekonomi yang membantu meningkatkan kesejahteraan warga," katanya.
Gerakan Pangan Murah Jadi Andalan Stabilkan Harga
Kepala DKP Kota Tangerang Muhdorun menyebut pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya, menggelar Gerakan Pangan Murah secara keliling di berbagai wilayah.
"Kami berupaya agar masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau," kata Muhdorun.
Langkah ini diharapkan dapat menekan lonjakan harga yang kerap terjadi saat kemarau. DKP juga terus memantau ketersediaan stok dan berkoordinasi dengan distributor serta pedagang pasar tradisional.
Sinergi untuk Ketahanan Pangan dan Mitigasi Bencana
Holiludin mengingatkan bahwa musim kemarau tak hanya mengancam pasokan pangan, tetapi juga berpotensi memicu bencana seperti kekeringan dan kebakaran lahan. Ia meminta seluruh perangkat daerah bergerak bersama memperkuat ketahanan pangan sekaligus kesiapsiagaan bencana.
Program pemberdayaan yang berkelanjutan, menurutnya, akan membuat warga lebih mandiri menghadapi kondisi cuaca ekstrem. DPRD akan terus mengawal realisasi program tersebut agar tepat sasaran.