Musim 2025/2026 menjadi musim kesembilan sekaligus terakhir bagi Toha berseragam ungu. Selama periode itu, ia bukan sekadar pemain, melainkan jantung tim, pemimpin di lapangan, dan teladan di ruang ganti. Toha mencatatkan penampilan ke-200-nya sejak bergabung dengan Persita pada 2017, dengan 30 pertandingan dimainkan di BRI Super League musim lalu.
Alasan di Balik Kepindahan ke Luar Negeri
Kepindahan ke DPMM FC menjadi pengalaman pertama Toha berkarier di luar negeri. Selama ini, pemain yang akrab disapa Toha itu hanya bermain di Indonesia, dengan mayoritas kariernya dihabiskan bersama Persita.
"Saya ingin mencari pengalaman baru di luar sana dan semoga saya bisa mempertahankan karakter permainan, attitude, dan gaya hidup. Saya harus bisa memberi contoh buat pemain lain, terutama pemain muda," ujar Toha dalam keterangan resmi klub.
Toha juga menegaskan bahwa kepergiannya bukan tanpa harapan untuk Persita. "Saya ingin sama-sama menaikkan level permainan. Lebih dari itu, saya ingin Persita bisa lebih baik lagi di masa mendatang," katanya.
Pesan Kapten untuk Suporter Tangerang
Dalam pernyataan perpisahannya, Toha secara khusus menyapa Persita Fans yang selalu setia mendukung. Ia mengakui bahwa suporter menjadi bagian penting dari motivasinya selama membela Persita.
"Di manapun kami bermain pasti suporter datang dan ramai. Saya melihat bahwa warga Tangerang sangat mencintai sepak bola," ujar Toha.
"Senang dan bangga bisa bermain lebih dari 200 pertandingan untuk Persita. Saya berharap Persita Fans tak lelah untuk terus mendukung dan membela tim ini. Terkadang dalam sepak bola ada kondisi dan situasi yang kurang baik, namun dengan dukungan kalian tim ini akan terus berkembang dan menjadi kebanggaan Tangerang."
Manajemen Ucapkan Terima Kasih atas Dedikasi Satu Dekade
Manajemen dan seluruh keluarga besar Persita menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kontribusi Muhammad Toha. Dedikasi, profesionalisme, dan kepemimpinannya selama hampir satu dekade dinilai sebagai warisan yang tidak ternilai bagi generasi pemain Persita selanjutnya.
Bagi manajemen, Toha bukan sekadar nama di daftar pemain. Ia adalah simbol konsistensi, integritas, dan kecintaan terhadap klub. Kepergiannya menandai akhir dari sebuah era di sisi kanan pertahanan Pendekar Cisadane.