TANGERANG — Penyerahan gerobak usaha menyasar warga penerima manfaat yang akan berjualan es teh, gorengan, bakso, cilok, dan aneka usaha kecil lain. Masing-masing penerima menerima satu unit gerobak lengkap dengan tambahan modal usaha Rp1 juta.
Bupati Maesyal menyebut bantuan itu sebagai stimulus agar pendapatan keluarga penerima manfaat naik dan taraf kesejahteraan warga terangkat. Pemerintah Kabupaten Tangerang menggandeng BAZNAS Kabupaten Tangerang dalam penyaluran.
Gerobak untuk Es Teh hingga Cilok, Modal Rp1 Juta per Penerima
Rincian jenis usaha muncul langsung dari keterangan Bupati. Sebanyak 80 gerobak diserahkan ke tangan penerima di lokasi acara, bukan lewat perantara.
"Alhamdulillah, hari ini bersama BAZNAS kita menyerahkan 80 gerobak usaha. Selain gerobak, masing-masing juga mendapatkan modal Rp1 juta. Ada yang akan jualan es teh, gorengan, bakso, cilok dan usaha lainnya," ungkap Bupati Maesyal.
Ia menekankan pentingnya keberlanjutan usaha di tangan penerima. Menurutnya, bantuan alat dan modal hanya berarti jika warga benar-benar menjalankan dagangannya.
"Yang penting ada usaha. Mudah-mudahan mereka bisa maju, sukses dan sejahtera sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," ujarnya.
Santunan 394 Anak Yatim dan Dhuafa Berupa Sembako dan Uang Tunai
Di acara yang sama, Pemkab Tangerang menyalurkan santunan paket sembako dan uang tunai kepada 394 anak yatim serta kaum dhuafa. Jumlah penerima santunan jauh lebih besar dibanding penerima gerobak usaha.
Bupati Maesyal memberi apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Tangerang yang dinilainya konsisten menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pengentasan kemiskinan.
"Ini kerja sama yang bagus antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan BAZNAS. Mudah-mudahan masyarakat kita semakin terbantu dan beban mereka bisa diringankan," tutur Bupati Maesyal.
Dana Bantuan Berasal dari Zakat, Infak, dan Sedekah ASN
Ketua BAZNAS Kabupaten Tangerang H. Ahmad Nawawi menjelaskan dana bantuan dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki. Sumber terbesarnya termasuk ASN di lingkungan Pemkab Tangerang di bawah kepemimpinan Bupati Maesyal.
Nawawi menegaskan, semakin optimal penghimpunan zakat dari ASN dan masyarakat, semakin banyak warga kurang mampu di Kabupaten Tangerang yang bisa dibantu lewat program produktif. Pernyataan itu sekaligus menempatkan gerobak usaha sebagai bagian dari skema bantuan produktif, bukan sekadar santunan sesaat.
Penyaluran berlangsung di Aula Kantor BAZNAS Citra Raya, Kecamatan Panongan. Pemkab Tangerang menempatkan program ini sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi warga sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial di tingkat kampung dan kelurahan.