BANTEN — Pasar laptop Indonesia semakin ramai dengan kehadiran resmi HP OmniBook Series. Dalam acara bertajuk The OmniBook Clubhouse, HP tidak hanya memamerkan perangkat, tetapi juga mendemonstrasikan kemampuan AI yang tertanam untuk mendongkrak produktivitas pekerja kreatif dan profesional bisnis. Seri ini tampil sebagai lini premium yang mengedepankan efisiensi tanpa mengorbankan performa.
Optimalisasi AI untuk Performa Render Tanpa Boros Daya
Salah satu andalan HP OmniBook adalah teknologi Smart Sense. Fitur ini memanfaatkan AI untuk mendeteksi aplikasi yang sedang berjalan dan menyeimbangkan beban kerja secara otomatis ke CPU, GPU, dan NPU. Hasilnya, sistem beroperasi optimal dengan konsumsi listrik minimal.
HP berkolaborasi dengan Intel Thread Director untuk memastikan distribusi tugas berjalan cerdas. Dalam sesi demo yang dilakukan di hadapan media, proses rendering video di aplikasi Adobe After Effects selama 11 menit hanya menghabiskan 7 persen daya baterai. Angka ini menjadi sinyal penting bagi kreator yang kerap bekerja di luar ruangan tanpa akses stop kontak.
Kendali Multi-Tasking: Dari Lirikan Mata hingga Rekaman Pintasan
HP membekali OmniBook dengan fitur Look To Move yang memanfaatkan pelacakan mata. Pengguna yang memakai layar eksternal cukup menahan title bar aplikasi dan mengalihkan pandangan ke monitor kedua; jendela aplikasi akan otomatis berpindah. Fitur ini merupakan bagian dari paket HP Smart Display dan tersedia di lini OmniBook X Series.
Untuk kebutuhan multitasking yang lebih konsisten, ada fitur Task Group. Pengguna bisa “merekam” kombinasi aplikasi yang sering dibuka bersamaan lalu menetapkannya ke satu kombinasi tombol. Saat shortcut ditekan, semua aplikasi yang sudah dikonfigurasi akan langsung terbuka sekaligus, memangkas waktu eksekusi pekerjaan yang repetitif.
Lapisan Privasi dan Keamanan Layar
HP juga melengkapi seri ini dengan tiga fitur pelindung layar. Presence Sensing akan mendeteksi keberadaan pengguna di depan laptop; saat pengguna pergi, layar otomatis mati untuk menghemat baterai sekaligus menjaga kerahasiaan data.
Sementara itu, Onlooker Detection meredupkan layar secara otomatis ketika mendeteksi ada orang lain yang mengintip dari belakang. Ada pula Screen Distance, teknologi yang mengingatkan pengguna jika jarak mata ke layar terlalu dekat, sebuah nilai tambah untuk kesehatan penglihatan di era kerja hibrida saat ini.
Dengan kombinasi fitur AI untuk performa, kenyamanan visual, dan keamanan data, HP menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat andal untuk menunjang mobilitas kerja—sebuah segmen yang terus bertumbuh seiring adopsi kerja jarak jauh di Indonesia.