Pencarian

BYD M6 DM Resmi Mengaspal di Indonesia, Mobil Listrik yang Bisa Diisi Bensin

Jumat, 07 Agustus 2026 • 05:57:01 WIB
BYD M6 DM Resmi Mengaspal di Indonesia, Mobil Listrik yang Bisa Diisi Bensin
BYD M6 DM resmi diperkenalkan di Indonesia sebagai kendaraan dengan teknologi Dual Mode generasi kelima.

BANTEN — PT BYD Motor Indonesia resmi memperkenalkan M6 DM sebagai kendaraan pertama di Tanah Air yang mengusung teknologi Dual Mode (DM) generasi kelima. Teknologi ini menjadi jembatan antara kendaraan listrik murni dan mobil konvensional, dengan motor listrik sebagai penggerak utama dan mesin bensin sebagai pendukung.

Konsep 80 Persen Tenaga Listrik, Bensin sebagai Cadangan

Head of Product BYD Motor Indonesia, Bobby Bharata, menjelaskan filosofi dasar teknologi DM yang diprioritaskan pada penggunaan motor listrik. Dalam pemakaian harian, sekitar 80 persen waktu berkendara digerakkan oleh tenaga listrik, sementara mesin bensin berfungsi saat dibutuhkan.

"Dual Mode Technology dasarnya adalah kendaraan listrik namun bisa diisi bensin, sederhananya seperti itu. Sehingga kita bisa mendapatkan fleksibilitas juga untuk efisiensi energi. Kita bisa ngecas, kita juga bisa isi bensin," ujar Bobby dalam gelaran GIIAS, Rabu (5/8).

Efisiensi Termal 46,06 Persen dengan Kompresi 16:1

Generasi kelima teknologi DM ini menonjolkan efisiensi termal mesin yang mencapai 46,06 persen, angka yang tergolong tinggi untuk mesin pembakaran dalam. Meski mengusung rasio kompresi 16:1, BYD memastikan mesin tetap dapat beroperasi menggunakan bahan bakar RON 92.

"Nah teknologi kami menghadirkan sistem di mana gas buang itu diolah lagi. Jadi gas buang itu nggak langsung menguap, tapi diolah lagi menjadi sistem pendingin, sehingga tadi kenapa kompresi rasio 16:1 itu bisa nggak overheat, meskipun kita pakai RON yang kecil," jelas Bobby.

Biaya Operasional Rp360 per Kilometer, Hemat hingga 60 Persen

Klaim efisiensi tidak berhenti pada konsumsi bahan bakar. Berdasarkan data internal BYD, biaya operasional per kilometer kendaraan dengan teknologi ini hanya Rp360, jauh di bawah kendaraan ICE murni yang rata-rata mencapai Rp967 per kilometer.

Jika diasumsikan kendaraan menempuh jarak 150 kilometer, biaya operasional yang dikeluarkan hanya sekitar Rp53 ribu. Sementara untuk mobil berbahan bakar minyak dengan jarak tempuh sama bisa mencapai Rp145 ribu. Artinya, pengguna bisa menghemat 50-60 persen biaya operasional.

"Jadi kalau kita pakai DM kita bisa menghemat biaya hingga 50%-60% dibandingkan dengan fuel consumption. Jadi memang target utama kita adalah bagaimana teknologi ini me-reduce biaya operasional bagi penggunanya," tukas Bobby.

Sejarah Panjang Teknologi Dual Mode Sejak 2008

Perjalanan teknologi DM dimulai sejak 2008, saat BYD mengklaim sebagai pionir sistem PHEV di dunia. Setelah melalui berbagai penyempurnaan, versi 5.0 yang diboyong ke Indonesia lewat M6 DM menjadi penyempurnaan dari seluruh pembelajaran selama lebih dari satu dekade.

Kehadiran M6 DM di pasar Indonesia menambah daftar panjang persaingan kendaraan elektrifikasi di segmen MPV, sekaligus memberikan alternatif bagi konsumen yang belum sepenuhnya siap beralih ke kendaraan listrik murni karena infrastruktur pengisian daya yang masih terbatas.

Follow lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mediaindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks