PANDEGLANG — Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang H. TB. Agus Khatibul Umam menilai pengawasan pers terhadap jalannya pemerintahan bukan pelengkap, melainkan bagian dari fungsi kontrol sosial yang menentukan apakah program pembangunan daerah tepat sasaran atau tidak. Politikus Fraksi Golkar itu menyampaikan hal tersebut di hadapan jurnalis yang hadir dalam acara tasyakuran dan peresmian Gedung Sekber PWI dan SMSI Kabupaten Pandeglang.
Agus Umam hadir langsung dalam peresmian gedung di Komplek Perkantoran Cikupa, Kecamatan Pandeglang. Kehadirannya disebut sebagai bentuk komitmen pimpinan dewan membangun keterbukaan informasi publik sekaligus mempererat jalur komunikasi antara wakil rakyat dan para jurnalis.
Wartawan Disebut Pilar Keempat Demokrasi
Dalam sambutannya, Agus Umam menempatkan media sebagai bagian tak terpisahkan dari keberlangsungan demokrasi di tingkat daerah. Ia menegaskan posisi wartawan yang strategis dalam mengawal kebijakan publik.
"Wartawan adalah pilar keempat demokrasi. Sinergi antara legislatif dan media sangat penting untuk mengawal jalannya roda pemerintahan sekaligus menyampaikan informasi mengenai program-program pembangunan agar sampai secara akurat kepada masyarakat," katanya.
Pernyataan itu disampaikan Agus Umam usai menghadiri rangkaian acara tasyakuran dan peresmian Gedung Sekber SMSI dan PWI di Komplek Perkantoran Cikupa, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Sabtu, 26 September 2026.
Pers Diminta Jadi Mitra Strategis, Bukan Sekadar Pelapor
Agus Umam menolak memposisikan pers hanya sebagai penyampai berita. Baginya, jurnalis adalah mitra pemerintah dalam menjaga transparansi publik, terutama di level daerah yang bersentuhan langsung dengan warga.
"Pers bukan sekadar pelapor berita, melainkan mitra strategis pemerintah dalam menjaga transparansi publik. Sehingga saya ikut senang dengan acara tasyakuran dan peresmian gedung sekretariat bersama PWI dan SMSI," ujarnya.
Kehadiran Ketua DPRD dalam peresmian gedung sekretariat bersama itu juga dibaca sebagai sinyal kedekatan antara legislatif dan organisasi wartawan di Pandeglang. Hubungan semacam ini, menurut Agus Umam, memudahkan akses informasi publik bagi jurnalis yang bertugas di lapangan.
Harapan untuk PWI dan SMSI Pandeglang
Agus Umam berharap keberadaan Gedung Sekber PWI dan SMSI membuat jurnalis di Pandeglang semakin kompak dan solid. Ia menilai kekompakan organisasi pers berpengaruh langsung pada kualitas pengawasan pembangunan daerah.
"Dan terpenting bisa berkolaborasi, bersinergi dengan legislatif dan eksekutif, bisa membantu eksekutif mengawasi jalannya pemerintahan di Pandeglang. Sehingga proses pembangunan berjalan lancar dan Pandeglang mengalami kemajuan yang berarti," katanya.
Menurut Agus Umam, kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan pers diperlukan agar setiap program pembangunan di Pandeglang dapat berjalan sesuai rencana. Ia menambahkan, informasi yang akurat dari media membantu masyarakat memahami dan mengawasi kinerja pemerintah daerah.
Peresmian Gedung Sekber PWI dan SMSI Kabupaten Pandeglang menjadi penanda tersedianya ruang kerja bersama bagi organisasi wartawan di daerah tersebut. DPRD Pandeglang menyatakan akan terus membuka jalur komunikasi dengan insan pers untuk memastikan transparansi pemerintahan berjalan.