Pencarian

Warga Ciputat Keluhkan Tanggul Jebol Akibat Galian Pipa PDAM, Jalan Rusak dan Banjir Melanda

Rabu, 08 Juli 2026 • 13:27:51 WIB
Warga Ciputat Keluhkan Tanggul Jebol Akibat Galian Pipa PDAM, Jalan Rusak dan Banjir Melanda
Warga Ciputat mengeluhkan tanggul jebol dan banjir akibat galian pipa PDAM yang belum ditangani.

TANGERANG SELATAN — Proyek pemasangan pipa air bersih oleh perusahaan daerah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menuai protes warga. Galian yang dilakukan dinilai merusak ruang publik dan infrastruktur jalan yang sebelumnya sudah mulus.

Ketua RT 001/011, Kelurahan Serua, Ciputat, Nurharyanto, mengungkapkan bahwa pelaksana proyek kerap abai terhadap kondisi lingkungan pasca-pengerjaan. “Selalu tidak dikembalikan ke semula,” ujarnya kepada Kabar6.com, Rabu (8/7/2026).

Tanggul Jebol dan Banjir di Perumahan

Nurharyanto mencontohkan kondisi di Perumahan Villa Dago Tol. Foto yang diperlihatkan menunjukkan galian tanah untuk instalasi pipa air bersih masih menganga dan tidak ditutup rapat. Dampaknya, setiap kali debit aliran Kali Angke tinggi, kawasan perumahan langsung terendam banjir.

“Termasuk tanggul kita jebol itu salah satunya disebabkan bekas galian PDAM,” jelas Nurharyanto.

Ia menambahkan bahwa laporan terkait kerusakan ini sudah disampaikan ke Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS). Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak perusahaan, meski sempat dijanjikan akan segera ditangani.

Pelanggan Juga Mengeluhkan Kualitas Air

Tak hanya soal infrastruktur, warga pelanggan air bersih di Pamulang juga mengeluhkan pelayanan. Nusi, seorang warga, mengatakan aliran air dari keran kini mengecil dan keruh. “Aernya kering sama keruh, saban kemarau gitu,” keluhnya.

Kondisi ini membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mencuci, dan mandi. Mereka berharap perusahaan daerah segera memperbaiki jaringan distribusi air bersih.

Respons PITS: Janji Cek ke Lokasi

Menanggapi keluhan warga, Direktur Operasional Perseroda PITS, Sugeng Santoso, mengklaim tidak ada laporan masuk dari petugas layanan pelanggan. Ia berjanji akan mengecek langsung ke lapangan. “Saya cek langsung,” singkatnya.

Sugeng, yang juga mantan anggota DPRD Kota Tangsel dari Fraksi Demokrat, menyebut aliran air ke pelanggan tetap lancar meski musim kemarau. “Kalau kecil seharusnya semua satu area, mungkin ada sesuatu di pipa,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu realisasi janji perbaikan dari pihak PITS. Mereka berharap perusahaan daerah tidak hanya hadir saat pemasangan pipa, tetapi juga bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.

Bagikan
Sumber: kabar6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks