PANDEGLANG — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,5 yang mengguncang wilayah selatan Banten dipastikan tidak menimbulkan kerusakan berarti. Berdasarkan hasil asesmen tim Kampung Siaga Bencana (KSB) di lapangan, seluruh bangunan rumah warga di Kecamatan Sumur—yang menjadi titik pusat gempa—masih dalam kondisi aman.
Guncangan Terasa Hingga ke Kecamatan Angsana
Ketua Forum Komunikasi KSB Provinsi Banten, Beni Madsira, melaporkan bahwa getaran gempa tidak hanya dirasakan di Sumur. Guncangan juga terasa hingga ke Kecamatan Angsana yang berjarak beberapa kilometer dari pusat gempa.
“Adapun laporan dari anggota KSB, kondisi wilayah Sumur masih aman pasca gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,5 yang terjadi dini hari tadi,” ujar Beni, Rabu (8/7/2026).
Imbauan Waspada di Tengah Status Siaga Gunung Anak Krakatau
Meski situasi terkendali, Beni mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak panik. Ia meminta anggota KSB untuk terus melakukan pemantauan di wilayah masing-masing.
Kewaspadaan ekstra diperlukan mengingat saat ini aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) berada pada Status Level III atau Siaga. “Tentu kita tidak mengharapkan terjadi erupsi atau longsoran pada Gunung Anak Krakatau. Oleh karena itu sangat perlu untuk terus memperbarui informasi terkait hasil pemantauan GAK dari sumber resmi,” tegasnya.
Pemantauan Berlanjut untuk Antisipasi Gempa Susulan
Hingga berita ini diturunkan, tim KSB masih melakukan pemantauan di titik-titik rawan di Kecamatan Sumur dan sekitarnya. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu merujuk pada data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Geologi.