TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid optimistis Kelurahan Tigaraksa mampu bersaing di tingkat nasional pada ajang Lomba Kelurahan 2026. Optimisme itu ia sampaikan setelah tim penilai Provinsi Banten melakukan evaluasi terhadap kelurahan di Kecamatan Tigaraksa tersebut.
Penilaian tingkat provinsi digelar secara virtual dari Ruang Rapat Citius, Gedung Kantor Bupati Tangerang. Dalam kesempatan itu, Maesyal menegaskan bahwa Kabupaten Tangerang bukan peserta baru di ajang ini.
Pernah Masuk Lima Besar Nasional
“Kami siap apabila ditunjuk mewakili Provinsi Banten di tingkat nasional. Dari pengalaman sebelumnya, Kabupaten Tangerang beberapa kali menjadi wakil Provinsi Banten, bahkan pernah masuk lima besar kelurahan terbaik tingkat nasional,” ujar Maesyal.
Ia menekankan bahwa seluruh indikator penilaian harus mencerminkan kondisi nyata di lapangan, bukan sekadar dokumen administratif.
“Kami berharap penilaian ini tidak hanya bersifat administratif atau seremonial, tetapi benar-benar menggambarkan progres dan kondisi riil di lapangan. Apa yang dipaparkan harus sesuai dengan fakta yang menjadi objek penilaian,” tegasnya.
Persiapan dari Pemberdayaan hingga Infrastruktur
Menurut Bupati, Kelurahan Tigaraksa telah melakukan berbagai persiapan matang. Mulai dari penguatan program pemberdayaan masyarakat, inovasi pelayanan publik, hingga pembangunan lingkungan.
“Kelurahan Tigaraksa sudah siap. Jika nantinya dipercaya mewakili Provinsi Banten di tingkat nasional, kami optimistis mampu memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Tangerang maupun Provinsi Banten,” katanya.
Lebih dari Sekadar Prestasi
Maesyal menambahkan, keikutsertaan dalam Lomba Kelurahan bukan semata untuk meraih piala. Ajang ini menjadi alat evaluasi terhadap keberhasilan pembangunan, tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.
“Kelurahan Tigaraksa menjadi wakil Kabupaten Tangerang karena telah menunjukkan berbagai capaian dan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.