SERANG — Wali Kota Serang Budi Rustandi memastikan program seragam gratis bagi siswa baru akan berjalan pada tahun ajaran 2026, meski anggaran daerah masih terbatas. Pada tahap awal, pemerintah kota hanya mampu menyediakan satu setel seragam untuk setiap siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP negeri.
“Kami tetap memiliki niat dan komitmen untuk melaksanakan program ini dalam rangka mengurangi beban orang tua siswa. Tetapi kami juga harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran karena pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan program lainnya juga harus berjalan,” kata Budi, Senin (15/6/2026).
Anggaran Terbatas, Bantuan Bertahap
Budi mengungkapkan bahwa idealnya kebutuhan seragam sekolah siswa terdiri dari beberapa jenis. Namun, keterbatasan keuangan daerah membuat Pemkot Serang harus menjalankan program secara bertahap.
Pendapatan Asli Daerah Kota Serang masih menjadi salah satu yang terkecil di Provinsi Banten. Karena itu, pelaksanaan program dilakukan tanpa mengganggu alokasi untuk sektor pembangunan lainnya.
Sasaran: 12.000 Siswa Baru
Program ini menyasar siswa yang baru masuk sekolah. Untuk tahun ajaran 2026, bantuan diberikan kepada siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP negeri.
“Ini untuk membantu dan mengurangi beban orang tua agar tidak merasa terlalu berat saat memasukkan anaknya ke sekolah,” pungkas Budi.
Dinas Pendidikan Siapkan Mekanisme Pembagian
Pelaksanaan teknis dan mekanisme pembagian seragam gratis akan dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang. Pemerintah kota berharap bantuan ini menjadi motivasi bagi orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya.
Program seragam gratis merupakan salah satu langkah Pemkot Serang dalam meningkatkan akses dan pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakat. Kebijakan ini menjadi prioritas Wali Kota Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia di bidang pendidikan.