BANTEN — Duel di Stadion AT&T, Arlington, berlangsung sengit sejak awal. Belanda mendominasi penguasaan bola, tapi Jepang tampil disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat. Kiper Zion Suzuki menjadi tembok kokoh di babak pertama dengan menepis sundulan Donyell Malen pada menit ke-34.
Babak Kedua Panas: Gol Bergantian hingga Dramatis di Menit 88
Kebuntuan pecah di menit ke-51. Virgil van Dijk memanfaatkan umpan silang Ryan Gravenberch dengan sundulan keras ke pojok kiri gawang Jepang. Keunggulan Belanda hanya bertahan enam menit.
Keito Nakamura melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti yang membentur Jean Paul van Hecke, mengubah skor jadi 1-1 pada menit ke-57. Belanda kembali unggul lewat aksi Crysencio Summerville di menit ke-64, memanfaatkan tembakan kaki kiri dari sisi kanan.
Jepang tak menyerah. Saat laga memasuki menit ke-88, Daichi Kamada mencetak gol penyeimbang. Prosesnya bermula dari sepak pojok Junya Ito yang disundul Koki Ogawa, lalu membentur Kamada sebelum masuk ke gawang Belanda.
Klasemen Grup F: Jepang di Atas, Duel Swedia vs Tunisia Jadi Penentu
Dengan hasil imbang ini, Jepang dan Belanda sama-sama mengoleksi satu poin. Namun, Jepang memuncaki klasemen Grup F Piala Dunia 2026 berdasarkan keunggulan jumlah gol tandang atau selisih gol, tergantung regulasi turnamen. Posisi ini masih bisa berubah setelah laga Swedia vs Tunisia selesai.
- 1. Jepang: 1 poin
- 2. Belanda: 1 poin
- 3. Swedia: 0 poin
- 4. Tunisia: 0 poin
Belanda Dominan Tapi Gagal Kunci Kemenangan
De Oranje tampil lebih efektif memanfaatkan peluang di babak kedua, namun lini belakang mereka rentan terhadap serangan balik cepat Jepang. Dua gol balasan dari Nakamura dan Kamada menjadi bukti bahwa Jepang mampu menghukum setiap kesalahan sekecil apapun.
Jadwal selanjutnya di Grup F akan menentukan nasib keempat tim. Jepang dan Belanda sama-sama masih harus menghadapi Swedia dan Tunisia untuk memperebutkan tiket ke babak 16 besar.