Pencarian

Otorita IKN Perkuat Kader Posyandu untuk Tekan Prevalensi Stunting di Angka 18 Persen

Sabtu, 13 Juni 2026 • 16:08:31 WIB
Otorita IKN Perkuat Kader Posyandu untuk Tekan Prevalensi Stunting di Angka 18 Persen
Kader posyandu di IKN mengikuti pelatihan pengelolaan keluarga sehat untuk mencegah stunting.

BANTEN — Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN Suwito menyatakan pengembangan sumber daya manusia menjadi prioritas yang tidak terpisahkan dari pembangunan ibu kota baru. "Tidak boleh lagi ada kelahiran stunting di IKN, sebagai upaya menyiapkan generasi yang akan melanjutkan pembangunan ibu kota negara," ujarnya di Sepaku, Penajam Paser Utara, Sabtu.

Strategi Hulu ke Hilir Cegah Kasus Baru

Penanganan stunting dilakukan melalui pendekatan dari hulu hingga hilir, dengan pencegahan sebagai strategi utama. Otorita IKN menargetkan penurunan angka prevalensi yang saat ini tercatat 18 persen sekaligus mencegah munculnya kasus-kasus baru di masa depan.

Suwito menjelaskan upaya itu ditempuh dengan memperkuat kader posyandu di wilayah delineasi IKN. Para kader dibekali pelatihan pengelolaan keluarga sehat serta materi mengenai kesehatan reproduksi dan kehamilan sehat.

Pelatihan Kader sebagai Investasi Akar Rumput

Kepala Puskesmas Maridan Basiran menilai penguatan kader posyandu menjadi investasi penting. Sebab, para kader berinteraksi langsung dengan keluarga di tingkat akar rumput dan menjadi garda terdepan dalam edukasi gizi serta kesehatan ibu dan anak.

Otorita IKN berkolaborasi dengan puskesmas, pemerintah daerah, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), serta Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) untuk memperluas jangkauan pendampingan kepada masyarakat.

Kader Posyandu Butuh Pelatihan Berkelanjutan

Seminawati, kader Posyandu Maridan, mengaku pelatihan yang diberikan Otorita IKN memberikan tambahan wawasan yang dapat langsung diterapkan saat mendampingi masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan agar target pembebasan wilayah IKN dari stunting dapat tercapai.

Upaya ini menjadi bagian dari persiapan jangka panjang IKN, tidak hanya sebagai pusat pemerintahan baru tetapi juga sebagai kawasan dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul. Otorita IKN terus mendorong sinergi lintas sektor untuk memastikan setiap kelahiran di wilayah ibu kota negara bebas dari stunting.

Bagikan
Sumber: antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks