Pencarian

Pemprov Banten Bersama Relawan dan Pramuka Berhasil Evakuasi 15 Ton Sampah dari Aliran Sungai Cibanten Serang

Senin, 08 Juni 2026 • 21:42:01 WIB
Pemprov Banten Bersama Relawan dan Pramuka Berhasil Evakuasi 15 Ton Sampah dari Aliran Sungai Cibanten Serang
Tim gabungan evakuasi 15 ton sampah dari Sungai Cibanten, Serang, secara manual.

SERANG — Timbunan sampah rumah tangga seberat 15 ton berhasil dievakuasi dari aliran Sungai Cibanten, Kota Serang, setelah menyumbat sungai selama lebih dari seminggu. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, menyebut operasi pembersihan ini digelar sejak Jumat pekan lalu dan melibatkan BPBD, relawan, serta anggota Pramuka.

Lokasi Sumbatan Sulit Dijangkau Alat Berat

Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten, Lulu Jamaludin, mengatakan proses evakuasi berlangsung manual karena titik sumbatan tidak bisa dilalui kendaraan berat. "Tumpukan sampah harus diurai secara manual sejak Jumat (5/6) dan dipindahkan terlebih dahulu ke daratan yang memungkinkan untuk pengangkutan," ujarnya.

Tim gabungan kemudian menarik sampah ke empat titik akses yang terjangkau. Seluruhnya diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cilowong menggunakan lima rit dump truck.

Edukasi di Balik Aksi Pembersihan

Arlan menekankan kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih, melainkan kampanye nyata kepada warga untuk mengurangi produksi sampah dari sumbernya. "Pemerintah Provinsi Banten melalui PUPR dan BPBD bersama para relawan serta adik-adik Pramuka telah melakukan bersih-bersih sungai. Langkah ini sekaligus mengedukasi masyarakat agar bersama-sama mengurangi pembuangan sampah ke sungai," kata Arlan di Serang, Senin.

Menurutnya, sumbatan sampah yang dievakuasi sebagian besar merupakan limbah rumah tangga yang terbawa arus dari hulu. Ia meminta warga yang menemukan kendala sampah di lingkungannya untuk segera melapor ke RT, kelurahan, atau kecamatan.

Belum Selesai: Sisa Tumpukan di Kampung Pamindangan

Meski 15 ton sampah telah diangkut, Lulu menyebut pekerjaan tim belum tuntas. Relawan kini bersiap mengurai sisa tumpukan masif di Kampung Pamindangan yang memiliki dimensi area tertutup mencapai panjang 50 meter dengan ketebalan 70 sentimeter.

"Kami berharap masyarakat ikut menjaga sungai dan bijak mengelola sampah. Jika ada kendala terkait sampah di lingkungan masing-masing, segera informasikan kepada pemerintah agar dapat ditangani bersama sebelum mencemari lingkungan," tegas Arlan.

Aksi ini turut melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWS C3) dan Komunitas Peduli Sungai Banten. Pemprov Banten berharap kolaborasi lintas sektor ini mampu menekan volume sampah yang masuk ke sungai secara berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks