Pencarian

Imigrasi Soetta Gunakan Teknologi Pemindai Wajah untuk Percepat Kepulangan 34.853 Jamaah Haji

Rabu, 03 Juni 2026 • 12:13:01 WIB
Imigrasi Soetta Gunakan Teknologi Pemindai Wajah untuk Percepat Kepulangan 34.853 Jamaah Haji
Jamaah haji di Bandara Soekarno-Hatta menggunakan teknologi pemindai wajah untuk percepatan pemeriksaan imigrasi.

TANGERANG — Sebanyak 34.853 jamaah haji yang kembali ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 1 hingga 30 Juni 2026 tidak perlu lagi mengantre panjang di konter pemeriksaan imigrasi. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta mengandalkan teknologi Seamless Corridor Gate (SCG) di Gate F7 untuk mempercepat proses tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, mengatakan pemanfaatan SCG merupakan bagian dari komitmen menghadirkan layanan keimigrasian yang modern dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat. "Pemanfaatan SCG terbukti mampu mempercepat proses pemeriksaan sehingga jamaah dapat segera melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan panjang," ujarnya di Tangerang, Rabu.

Cara Kerja Gerbang Pemindai Wajah di Bandara Soetta

Seamless Corridor Gate adalah inovasi teknologi pemeriksaan imigrasi tanpa henti yang bersifat contactless dan walk-through. Sistem ini menggunakan pemindai wajah (biometrik) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk memverifikasi identitas penumpang secara otomatis hanya dalam hitungan detik saat jamaah berjalan santai melewati koridor.

Bagi jamaah yang memerlukan asistensi atau belum dapat diproses melalui sistem otomatis, pemeriksaan tetap dilakukan melalui konter keimigrasian yang telah disiagakan petugas Imigrasi. Galih menambahkan optimalisasi SCG ini diharapkan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta.

Rincian Kepulangan: 84 Kloter dari Empat Debarkasi

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengungkapkan fase kepulangan jamaah haji akan melayani 84 kelompok terbang (kloter). Jumlah tersebut terdiri dari 8.701 jamaah debarkasi Pondok Gede, 12.092 jamaah Bekasi, 9.096 jamaah Banten, serta 4.964 jamaah Lampung.

Kepulangan perdana pada awal Juni 2026 akan dimulai oleh dua debarkasi, yakni Pondok Gede dan Bekasi, dengan total 836 orang. Rinciannya, 391 jamaah debarkasi Pondok Gede dan 445 jamaah Bekasi, yang dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

Dengan adanya teknologi SCG, proses kedatangan ribuan jamaah di bandara tersibuk Indonesia ini diharapkan berlangsung lebih cepat dan efisien, meminimalkan penumpukan di area kedatangan internasional. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi digital layanan publik di sektor keimigrasian.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks