TANGERANG — Ribuan warga nahdliyin dan tokoh agama memadati Pondok Pesantren Al-Fasanah, Cisauk, untuk menyaksikan pelantikan pengurus MWC NU masa khidmat 2026–2031, Kamis (14/5/2026). Acara yang digelar sejak pagi itu tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga ruang konsolidasi umat dan penguatan nilai keagamaan di tengah arus perubahan sosial.
Pusat Pendidikan Aswaja Jadi Target Utama
Rois MWC NU Cisauk, Ubbu Misbahuddin, secara gamblang menyoroti perlunya NU membuka diri dan memperluas gerakan keumatan. Ia menyebut pendidikan Aswaja menjadi sektor prioritas yang harus diperkuat agar organisasi mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
"Kalau cinta NU, mari jadikan Al-Fasanah sebagai lembaga percontohan pendidikan Aswaja di Cisauk. Datangkan anak-anak untuk mondok di Al-Fasanah," ujar Ubbu Misbahuddin di hadapan para pengurus dan undangan.
Menurutnya, pondok pesantren tersebut diharapkan menjadi pusat pengembangan dakwah dan pendidikan yang mampu mencetak generasi berakidah kuat. Langkah ini dinilai strategis untuk membentengi warga dari pengaruh informasi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Aswaja.
Pemkab Tangerang Apresiasi dan Sosialisasikan Program Sekolah Gratis
Pemerintah Kabupaten Tangerang turut hadir dalam acara tersebut. Perwakilan Bupati Tangerang, Ahmad Kasori, menyampaikan apresiasi terhadap peran strategis NU dalam menjaga persatuan dan memperkuat nilai keagamaan di masyarakat.
"NU merupakan mitra strategis pemerintah untuk menjaga ukhuwah Islamiyah serta memperkuat nilai-nilai keagamaan," kata Kasori.
Di sela-sela sambutannya, Kasori juga menyosialisasikan program pendidikan gratis yang saat ini berjalan di Kabupaten Tangerang. Kebijakan itu mencakup sekolah negeri maupun swasta, termasuk beasiswa untuk perguruan tinggi dan program beasiswa luar negeri dalam kerangka Tangerang Gemilang.
Ia menambahkan, dukungan masyarakat sangat diperlukan agar generasi muda memiliki daya saing tanpa kehilangan akidah dan budaya keagamaan.
Musyawarah Kerja untuk Lima Tahun ke Depan
Ketua Pelaksana kegiatan, Ahmad Masturi yang akrab disapa Ustadz Atung, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu kelancaran acara. Mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, hingga elemen masyarakat.
"Atas nama panitia, saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, serta seluruh pihak yang ikut berpartisipasi," ujar Masturi.
Pelantikan dan musyawarah kerja ini menjadi langkah awal MWC NU Cisauk dalam menyusun arah program lima tahun ke depan. Fokus utamanya adalah penguatan organisasi, pendidikan Aswaja, serta kemitraan dengan pemerintah dan masyarakat.