Pencarian

Krakatau Steel Ajak Mahasiswa Untirta Serang Kuasai Logistik, Sebut Efisiensi Biaya Capai 12 Persen

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:37:02 WIB
Krakatau Steel Ajak Mahasiswa Untirta Serang Kuasai Logistik, Sebut Efisiensi Biaya Capai 12 Persen
Krakatau Steel memaparkan efisiensi biaya distribusi hingga 12 persen melalui jalur logistik maritim Cigading–Panjang dalam kuliah umum di Untirta.

SERANG — Efisiensi biaya distribusi hingga 12 persen menjadi salah satu kunci yang ditekankan Krakatau Steel kepada mahasiswa Untirta. Angka itu diraih perseroan melalui pengembangan jalur logistik maritim dari Pelabuhan Cigading, Banten, menuju Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, menggunakan kapal Ro-Ro.

Dalam kuliah umum bertajuk "Logistic Unlocked: Seni Menggerakkan Bangsa", Akbar yang juga Ketua Umum Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) menegaskan bahwa logistik bukan sekadar aktivitas memindahkan barang. Sektor ini merupakan bagian inti dari rantai pasok yang menentukan keterjangkauan harga produk di masyarakat.

Logistik Kunci Multiplier Effect Industri Baja

"Logistik bukan sekadar memindahkan barang dari pabrik dan gudang ke konsumen, melainkan bagaimana sistem ini memberikan value added dan menggerakkan perputaran ekonomi secara luas," ujar Akbar di hadapan para mahasiswa.

Sebagai produsen baja nasional, operasional Krakatau Steel menyerap banyak sektor pendukung. Mulai dari transportasi darat, kepelabuhanan, vendor logistik, hingga penyerapan tenaga kerja. Penguatan ekosistem ini disebutnya berdampak langsung pada percepatan industrialisasi di Indonesia.

Komitmen Zero ODOL dan Efisiensi Distribusi

Krakatau Steel Group menjalankan beberapa langkah strategis untuk mengoptimalkan distribusi. Salah satunya, komitmen penuh mendukung kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) yang berlaku pada 2027. Seluruh armada pengangkut dipastikan beroperasi sesuai kapasitas standar keselamatan.

Selain itu, perusahaan mengembangkan rute penyeberangan alternatif Cigading–Panjang. Hasilnya, jalur distribusi lebih optimal dengan potensi penghematan biaya mencapai 10–12 persen.

Pesan untuk Mahasiswa: Budaya Efisien Sejak Dini

Akbar juga mengingatkan mahasiswa untuk menanamkan budaya produktivitas dan ketepatan pengambilan keputusan. Menurutnya, waktu adalah aset paling berharga yang sering kali disia-siakan generasi muda.

"Jangan sia-siakan waktu. Setiap usaha yang dikeluarkan harus memberikan hasil yang optimal dan sebanding," tegasnya.

Rektor Untirta, Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., menyambut baik kehadiran pimpinan BUMN tersebut. Ia menilai pemikiran praktisi industri sangat krusial untuk memperluas wawasan mahasiswa sekaligus membina kepercayaan diri mereka sebagai calon sumber daya manusia unggul.

Follow lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: faktabanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks