TANGERANG — Rombongan pemerintah pusat menyambangi STPI (PPI) Curug, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, untuk memastikan program Sekolah Rakyat siap berjalan. Kunjungan itu dilakukan langsung oleh Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, didampingi Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid serta Gubernur Banten Andra Soni.
Kehadiran para pejabat tersebut bukan sekadar seremonial. Mereka mengecek fasilitas yang akan digunakan dan berinteraksi langsung dengan anak-anak yang telah terdaftar sebagai calon siswa. Ini menjadi sinyal kuat bahwa program prioritas pemerintah ini serius digarap, tidak hanya di atas kertas.
Dukungan Penuh Pemkab Tangerang untuk Akses Pendidikan Warga Kurang Mampu
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmennya terhadap keberlangsungan program ini. Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis untuk membuka akses pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
"Kami Pemerintah Kabupaten Tangerang tentunya sangat mendukung program Sekolah Rakyat ini. Hari ini kami bersama Bapak Sekretaris Kabinet, Bapak Menteri Sosial dan Gubernur Banten melihat langsung fasilitas dan anak-anak yang nantinya menjadi calon siswa Sekolah Rakyat di PPI Curug," ujar Maesyal dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).
Target Program: Lahirkan Generasi Penerus yang Tangguh dan Unggul
Orang nomor satu di Kabupaten Tangerang itu berharap program ini tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter. Ia ingin anak-anak asuh program ini kelak memiliki masa depan lebih baik dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.
"Harapan kita anak-anak ini mendapatkan pendidikan yang baik, pembinaan yang baik, sehingga nantinya mereka bisa memiliki masa depan yang lebih baik dan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan unggul," katanya.
Sinergi tiga tingkat pemerintahan—pusat, provinsi, dan kabupaten—dinilai menjadi kunci sukses pelaksanaan program. Bupati Maesyal memastikan koordinasi akan terus diperkuat demi kelancaran pendidikan calon siswa.
"Kita akan terus berkoordinasi dan menguatkan sinergi. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak ini mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang dan meraih cita-citanya," pungkasnya.