Pemerintah Kota Tangerang membuka pendaftaran bagi pelaku usaha perempuan untuk bergabung dalam platform digital Catalog Usaha Perempuan (CUAN), sebuah ekosistem yang menghimpun data wirausaha dalam satu sistem terintegrasi. Platform ini dikelola Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang sebagai langkah awal penataan pendampingan usaha yang lebih tepat sasaran.
TANGERANG — Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB Kota Tangerang, Yusnidar Simatupang, menyatakan CUAN bukan sekadar peluncuran perangkat lunak biasa. Program ini disebut sebagai transformasi pendekatan pelayanan dan pembinaan pemerintah kepada masyarakat, khususnya wirausaha perempuan.
Melalui platform tersebut, data pelaku usaha perempuan di Kota Tangerang dihimpun dan dihubungkan ke dalam satu ekosistem digital. Informasi dan pendampingan yang selama ini tersebar di berbagai instansi kini bisa disalurkan lebih responsif dan terarah.
Apa Itu Platform CUAN dan Siapa yang Bisa Bergabung?
CUAN merupakan singkatan dari Catalog Usaha Perempuan, sebuah wadah terintegrasi yang menghimpun dan mengoneksikan data pelaku usaha perempuan di Kota Tangerang. Platform ini dikembangkan DP3AP2KB sebagai bagian dari komitmen memberdayakan ekonomi perempuan di tingkat kelurahan hingga kecamatan.
"Ini adalah bagian dari komitmen memberdayakan ekonomi perempuan. Sebab CUAN menghubungkan data pelaku usaha dalam satu ekosistem dan langkah awal menuju tata kelola pendampingan dan pemberdayaan usaha yang jauh lebih baik," ujar Yusnidar.
Pelaku usaha perempuan yang ingin bergabung dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui situs resmi DP3AP2KB Kota Tangerang di dp3ap2kb.tangerangkota.go.id. Laman tersebut juga memuat informasi program pemberdayaan serta layanan lainnya.
Mengapa Data Wirausaha Perempuan Perlu Dihimpun dalam Satu Sistem?
Selama ini data pelaku usaha perempuan di Kota Tangerang tersebar di berbagai dinas dan instansi. Kondisi itu menyulitkan pemerintah dalam merancang program pendampingan yang sesuai kebutuhan masing-masing kelompok usaha.
Dengan CUAN, DP3AP2KB berharap bisa membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para wirausaha perempuan. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar ekosistem digital ini benar-benar berjalan, bukan sekadar jadi basis data pasif.
"Dengan sinergi dan komitmen bersama, mari kita wujudkan ekosistem digital yang benar-benar mendukung perempuan Kota Tangerang untuk naik kelas, menjadi lebih mandiri, dan memiliki daya saing yang kuat," kata Yusnidar.
Peran Perempuan dalam Ekonomi Keluarga Jadi Perhatian Pemkot
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, menilai perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang tangguh sekaligus menggerakkan perekonomian. Peningkatan kapasitas perempuan harus terus didorong agar mampu menjawab tantangan zaman dan memanfaatkan setiap peluang yang ada.
"Belajar tidak mengenal usia. Selama masih memiliki kemauan untuk belajar, selalu ada kesempatan untuk berkembang, memperbaiki diri, dan meraih keberhasilan," ujarnya.
Pemkot Tangerang menargetkan platform CUAN menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha perempuan untuk naik kelas, baik dari sisi skala usaha maupun jangkauan pasar. Pendampingan yang berbasis data diharapkan membuat program pemberdayaan tidak lagi seragam untuk semua penerima manfaat.