SERANG — Kolaborasi lintas provinsi ini tidak sekadar seremoni. Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa semangat utama kerja sama ini adalah optimalisasi potensi daerah untuk meningkatkan PAD dan mendorong kesejahteraan masyarakat di dua ujung Pulau Jawa tersebut.
"Semangat utama dari kolaborasi ini adalah optimalisasi potensi daerah untuk meningkatkan PAD sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di Situbondo maupun Serang," ujarnya usai penandatanganan kesepakatan.
Menurut Ratu, sinergi antardaerah ini merupakan wujud nyata dari arahan Kementerian Dalam Negeri untuk terus menggali dan mengembangkan potensi lokal. Ia menilai jejak sejarah yang menghubungkan Anyer di ujung barat dan Panarukan di ujung timur Jawa ini punya nilai jual yang besar jika dikelola bersama.
Branding Sejarah untuk Gerakkan UMKM
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyebut kerja sama ini punya nilai strategis luar biasa dari sisi pemasaran wilayah. Nama Anyer-Panarukan, lanjut dia, sudah mengakar kuat dan dikenal luas oleh masyarakat Nusantara sebagai warisan Jalan Raya Pos era kolonial.
"Festival Anyer-Panarukan yang kami rancang bersama ini bertujuan utama untuk menggerakkan roda perekonomian, memajukan daerah masing-masing, serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," kata Yusuf Rio.
Selain membangkitkan sektor ekonomi kreatif, fokus kolaborasi ini juga mencakup upaya merawat, memperbaiki, dan memunculkan kembali memori sejarah panjang yang membentang dari Kabupaten Serang hingga Kabupaten Situbondo.
Apa itu Program Anyer-Panarukan 3R?
Anyer-Panarukan 3R merupakan program branding jangka panjang yang digagas kedua daerah. Salah satu pilar utamanya adalah Road atau jalan, yang bertujuan mengangkat Jalan Raya Pos sebagai jembatan kolaborasi lintas sektor.
Melalui pilar ini, kawasan sepanjang jalur bersejarah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruas penghubung, tetapi juga simpul penguatan pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif antarwilayah.
Festival yang tengah disiapkan menjadi uji coba pertama dari rangkaian kerja sama ini. Diharapkan, event tersebut mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus memberi ruang promosi bagi produk-produk unggulan UMKM dari dua kabupaten yang berada di ujung berbeda Pulau Jawa ini.