BANTEN — Balapan di Hungaroring, Minggu, sempat tampak seperti pesta satu-dua McLaren. Namun drama justru menimpa Piastri yang sebelumnya memimpin setelah start sempurna dari posisi terdepan. Ia bertabrakan dengan Carlos Sainz (Williams) di Tikungan 3, lalu girboks mobilnya rusak dan memaksanya keluar dari balapan.
Tabrakan Sainz-Piastri dan Penalti yang Tak Cukup
Insiden di lap awal itu membuat Sainz dihukum penalti waktu lima detik. Namun bagi Piastri, konsekuensinya jauh lebih fatal: mobil MCL39 kehilangan tenaga dan akhirnya DNF di tengah lintasan. Norris, yang start dari pole tetapi melebar di Tikungan 2 karena kehilangan kendali, justru memimpin setelah rekan setimnya tersingkir.
"Saya terus kehilangan kendali bagian belakang. Tiga atau empat kali selip besar. Rasanya mengerikan," kata Norris tentang startnya yang buruk. "Tapi saya berusaha memaksanya melakukan kesalahan. Kecepatan hari ini mungkin salah satu yang terbaik yang pernah saya miliki."
Verstappen P2, Antonelli P3 — Ferrari dan Hamilton Tersandung
Max Verstappen finis kedua cukup jauh, meski mengeluhkan performa Red Bull-nya sepanjang balapan. Andrea Kimi Antonelli pulih dari masalah awal untuk merebut podium ketiga, memperkuat posisinya di puncak klasemen sementara — meski bahan tidak menyebutkan angka pastinya.
Ferrari gagal membawa mobil merah ke podium. Charles Leclerc finis keempat, unggul dari Lewis Hamilton yang mendapat penalti waktu lima detik karena ngebut di pit lane. Juara dunia tujuh kali itu sebelumnya juga turun tiga posisi di grid lantaran menghalangi Piastri saat kualifikasi.
Hasil Akhir: Russell Bangkit, Dua Pembalap Cadillac DNF
Isack Hadjar menempati posisi keenam dengan Red Bull kedua, diikuti George Russell yang bangkit setelah Mercedes-nya mogok di awal. Liam Lawson finis kedelapan, di depan Nico Hulkenberg (Audi) dan Arvid Lindblad (Racing Bulls) yang melengkapi 10 besar. Sementara itu, Sergio Perez dan Valtteri Bottas dari Cadillac gagal finis, bergabung dengan Piastri sebagai tiga pembalap yang mundur.
Bagi Norris, kemenangan ini menjadi suntikan moral jelang libur musim panas. "Saya senang bisa kembali dan melihat nomor satu lagi," ujarnya.