KABUPATEN TANGERANG — Ratusan personel Polresta Tangerang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, dan warga memadati Masjid Al-Amjad di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang pada Jumat (17/7/2026). Mereka mengikuti Kajian dan Doa yang menjadi puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Momentum Memperkuat Pengabdian dan Kepercayaan Masyarakat
Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyebut peringatan tahun ini bukan sekadar seremonial. “Hari Bhayangkara menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya di hadapan jamaah.
Menurutnya, kepercayaan publik tidak bisa dibeli. Ia menekankan pentingnya keikhlasan dalam melayani, kejujuran dalam bertindak, serta konsistensi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Insyaallah akan lahir pelayanan yang humanis, penegakan hukum yang berkeadilan, dan kehadiran Polri yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Kapolresta.
Penceramah Ingatkan Amanah Kepemimpinan
Dalam tausiyahnya, Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah mengingatkan bahwa kepemimpinan adalah amanah yang harus dijalankan dengan adil dan jujur. Ia mengajak seluruh jamaah untuk mengamalkan amar ma’ruf nahi munkar secara bijaksana sebagai tanggung jawab bersama membangun kehidupan bermasyarakat.
Santunan Anak Yatim dan Bantuan untuk Ojol
Usai rangkaian kajian dan doa, Polresta Tangerang menyalurkan santunan kepada anak yatim serta bantuan sosial bagi pengemudi ojek online (ojol). Aksi sosial ini menjadi wujud nyata semangat Hari Bhayangkara yang tidak hanya berhenti pada doa, tetapi juga berbagi kepada masyarakat sekitar.
Kapolresta juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, TNI, Kejaksaan, pemerintah daerah, ulama, dan tokoh masyarakat yang selama ini bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tangerang. Sinergi tersebut dinilai kunci stabilitas wilayah penyangga ibu kota.