BANTEN — Sekitar setahun setelah meluncurkan WH-1000XM6 pada Mei 2025, Sony kini bersiap memperkenalkan variasi headphone unggulannya yang disebut "The ColleXion". Informasi ini bersumber dari render yang bocor online, yang memperlihatkan perubahan signifikan dalam konstruksi dan material dibandingkan model pendahulu.
Render menunjukkan beberapa penyesuaian pada "The ColleXion" yang membedakannya dari WH-1000XM6:
WH-1000XM6 yang diluncurkan Mei 2025 lalu merupakan generasi puncak dari lini WH-1000X yang dikenal dengan teknologi noise cancelling terdepan di industri. "The ColleXion" tampak bukan upgrade spesifikasi besar-besaran, melainkan refresh desain yang menekankan material dan estetika untuk memperpanjang siklus produk sebelum generasi M7 mungkin diluncurkan.
Menariknya, Sony memilih nama brand baru—"The ColleXion"—sebagai penanda bahwa ini adalah sub-line atau edisi khusus, bukan sekadar varian warna standar. Pendekatan ini mirip dengan strategi Apple yang pernah melakukan edisi khusus AirPods Pro dengan nama dan packaging berbeda.
Hingga artikel ini ditulis, Sony belum secara resmi mengumumkan spesifikasi audio, fitur noise cancelling, atau teknologi lain pada "The ColleXion". Render bocoran hanya menampilkan perubahan fisik eksternal, sehingga tidak jelas apakah unit ini akan mempertahankan semua fitur WH-1000XM6 (seperti Adaptive Sound Control, 8 jam battery life, konektivitas multidevice) atau menghadirkan peningkatan.
Kapan peluncuran "The ColleXion" terjadi juga belum ditetapkan, hanya dinyatakan "near future" oleh sumber leaker. Untuk pasar Indonesia, biasanya Sony akan mengumumkan ketersediaan resmi melalui distributor lokal seperti Erajaya atau toko official di Tokopedia, Shopee, dan flagship store fisik.
Jika Anda sedang mempertimbangkan headphone noise cancelling kelas premium, bocoran ini memberi sinyal: WH-1000XM6 mungkin akan didiskon dalam waktu dekat saat "The ColleXion" masuk pasar, menjadikan WH-1000XM6 pilihan hemat yang masih berkinerja tinggi. Sebaliknya, jika menginginkan desain terbaru dan material premium, menunggu ketersediaan resmi "The ColleXion" di Indonesia patut dipertimbangkan.
Pengguna tech-savvy yang tertarik perubahan material dan estetika harus memantau pengumuman resmi Sony untuk detail lengkap performa audio dan fitur sebenarnya. Jangan berspekulasi hanya dari render desain, karena Sony kerap menambah fitur atau mengoptimalkan chipset di generasi refresh.