Pencarian

Menteri PU Dody Hanggodo Pimpin Upacara HUT RI di Ende Saat Gempa NTT Masih Ditangani

Selasa, 18 Agustus 2026 • 12:23:56 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo Pimpin Upacara HUT RI di Ende Saat Gempa NTT Masih Ditangani
Menteri PU Dody Hanggodo memimpin upacara HUT ke-81 RI di Stadion Marilonga, Ende, NTT, Senin (17/8/2026).

JAKARTA — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjadi inspektur upacara dalam Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende, NTT, pada Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Ende Yosef Benediktus dan Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu, dan berlangsung di sela-sela penanganan dampak gempa yang melanda NTT.

Meski sempat berhenti sejenak akibat gempa susulan berkekuatan 5,8 SR, prosesi upacara tetap dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan serta kesiapsiagaan para peserta.

Saat memberikan amanat, Menteri Dody menyampaikan belasungkawa yang mendalam serta doa untuk para korban gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026).

"Hati dan doa kita juga bersama saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur yang 2 hari lalu diguncang gempa bumi. Semoga seluruh masyarakat yang terdampak diberi keselamatan dan kekuatan, dan keadaan segera pulih," kata Dody dalam keterangan tertulis, Senin, (17/8/2026).

Dody menegaskan Kementerian PU siap siaga dalam penanggulangan darurat sekaligus memulihkan infrastruktur publik.

Menurutnya, negara wajib hadir ketika jalan terputus, pasokan air bersih terhenti, gedung sekolah tak dapat dipakai, maupun saat warga kehilangan tempat tinggal.

Peringatan kemerdekaan ini juga menjadi sarana untuk menegaskan kembali komitmen Kementerian PU dalam mewujudkan peran negara lewat pembangunan infrastruktur yang memberi manfaat langsung bagi rakyat.

Langkah tersebut sejalan dengan empat pedoman arahan Presiden Prabowo Subianto, yakni menegakkan UUD 1945, mengutamakan kepentingan nasional, menangani persoalan rakyat secara cepat, serta bekerja demi kesejahteraan masyarakat dan generasi penerus.

"Bagi kita di Kementerian PU ukurannya sederhana, apakah pekerjaan kita sudah benar-benar memudahkan hidup rakyat. Pekerjaan kita belum selesai ketika konstruksi selesai, pekerjaan kita selesai ketika air benar-benar sampai ke sawah," kata Menteri Dody.

Di akhir pidato, Menteri Dody berpesan agar seluruh jajaran Kementerian PU memaknai kemerdekaan lewat kerja nyata yang bermanfaat bagi publik.

Semangat itu diwujudkan melalui penyediaan infrastruktur yang memperluas konektivitas, memperkuat ketahanan pangan dan air, meningkatkan taraf hidup, serta menjamin kehadiran negara saat masyarakat tertimpa bencana.

Kerusakan Akibat Gempa NTT

Sementara itu, gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang NTT pada Sabtu (15/8/2026) tercatat sebagai salah satu gempa terbesar secara global tahun ini.

Data United States Geological Survey (USGS) menunjukkan skala gempa tersebut berada tepat di bawah gempa M7,8 yang melanda Filipina pada Juni lalu.

Menurut laporan BMKG, gempa terjadi pukul 05.58 WITA dengan pusat gempa di laut sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer.

Getaran terasa luas hingga mencakup wilayah NTT, NTB, dan sebagian Sulawesi Selatan.

Hingga Sabtu petang, data sementara BNPB mencatat 47 korban jiwa dan sekitar 2.000 warga Kabupaten Nagekeo mengungsi, serta BMKG mengidentifikasi 37 gempa susulan dengan magnitudo M3,7 hingga M6,2.

Kerusakan fisik sementara meliputi 157 rumah rusak berat, 41 rusak sedang, 148 rusak ringan, serta puluhan gedung sekolah, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan, pelabuhan, dan terminal bandara.

BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah terdeteksi kenaikan permukaan air laut 0,14 hingga mendekati 1 meter di sejumlah pesisir, sebelum akhirnya peringatan itu dicabut.

Follow lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks