PANDEGLANG — Warga yang beraktivitas di luar ruangan diminta menyiapkan payung atau jas hujan, terutama bagi yang melintas ke arah Lebak. Perbedaan kondisi langit antara dua kabupaten di selatan Banten itu terjadi pada hari yang sama.
Data prakiraan cuaca menunjukkan Pandeglang cenderung kering dengan langit berawan, sedangkan Lebak berpotensi basah oleh hujan ringan. Rentang suhu kedua wilayah nyaris sama, hanya berbeda satu derajat di sisi terendah.
Mengapa Lebak Berpotensi Hujan, Pandeglang Tidak?
Kelembapan udara jadi pembeda utama. Di Lebak, angka kelembapan menyentuh 96 persen di sisi tertinggi, sementara Pandeglang hanya sampai 84 persen.
Kandungan uap air yang lebih pekat di Lebak memudahkan terbentuknya awan hujan. Pandeglang dengan kelembapan lebih rendah cenderung bertahan berawan tanpa turun hujan.
Rincian Suhu dan Kelembapan Dua Wilayah
- Pandeglang: suhu 24–32 derajat Celsius, kelembapan 47–84 persen, kondisi berawan sepanjang hari.
- Lebak: suhu 23–33 derajat Celsius, kelembapan 58–96 persen, potensi hujan ringan.
Selisih suhu terendah antara keduanya hanya satu derajat. Adapun suhu tertinggi Lebak lebih panas satu derajat dibanding Pandeglang.
Imbauan bagi Warga yang Beraktivitas di Luar Ruangan
Warga yang hendak bepergian, terutama ke wilayah Lebak, disarankan membawa payung atau jas hujan. Persiapan itu berlaku sejak pagi karena hujan ringan bisa turun kapan saja sepanjang hari.
Bagi yang beraktivitas di Pandeglang, langit berawan tetap perlu diantisipasi dengan pelindung diri dari paparan sinar matahari. Suhu siang yang mencapai 32 derajat Celsius cukup menyengat untuk aktivitas luar ruangan dalam durasi panjang.
Pemantauan cuaca harian menjadi acuan penting bagi petani, pedagang pasar, dan pekerja lapangan di selatan Banten. Perubahan kondisi langit di dua kabupaten bertetangga itu menunjukkan cuaca lokal bisa berbeda meski jarak wilayah berdekatan.